Suara.com - Memiliki wajah blasteran sering kali dianggap sebagai sebuah keuntungan di industri hiburan.
Namun, aktris Hannah Al Rashid membuktikan bahwa hal itu bisa menjadi pedang bermata dua, terutama ketika berhadapan dengan stereotip rasial di industri film Internasional.
Dalam sebuah perbincangan di podcast SinEscape baru-baru ini, Hannah mengungkap pengalaman ironis yang pernah ia hadapi.
Ia ditolak untuk sebuah peran orang Indonesia dalam produksi film Hollywood karena dianggap "kurang terlihat Asia".
Padahal, kriteria yang dicari oleh tim produksi film tersebut sangat spesifik dan secara harfiah menggambarkan dirinya.
"Aku dapat audisi karena mereka membutuhkan aktris Indonesia yang bisa pencak silat di London. Cuman ada satu, that's literally me," kenang Hannah.
Film yang dimaksud adalah Never Back Down: Revolt, sebuah film aksi yang diproduksi oleh Sony Pictures.
Sebagai seorang blasteran Indonesia-Prancis yang besar di London dan merupakan atlet pencak silat, Hannah adalah kandidat yang sempurna di atas kertas.
Namun, kenyataan berkata lain. Tim produksi justru memilih aktris lain untuk peran tersebut.
Baca Juga: Heboh Hannah Al Rashid Belum Dibayar Main Video Klip Yovie & Nuno, Sony Music Klarifikasi
Alasan penolakan yang ia terima terasa menohok dan menyoroti pandangan sempit industri film terhadap keberagaman etnis.
"Peran itu diberikan ke seorang gadis Filipina, karena (aku) 'Not look Asian enough, honey',” ungkapnya menirukan alasan yang ia terima.
Menurutnya, Hollywood memiliki gambaran tertentu tentang bagaimana seharusnya penampilan orang Asia.
“Asia itu harus hitam kulitnya, atau harus lebih gelap rambutnya,” jelasnya.
Pengalaman ini menjadi sebuah "kerugian" dan membuatnya frustrasi.
"Di sini (Indonesia) aku selalu dianggap bule, you’re a white woman. Tapi kalau di UK (Inggris), I am not white, I am a woman of color,” pungkas Hannah.
Berita Terkait
-
Bikin Konten Nostalgia, Hannah Al Rashid Nangis Sendiri Lihat Reaksi Publik
-
Steffi Zamora dan Nino Fernandez Go Public, Hannah Al Rashid: Kini Mereka Tahu
-
Agama Nino Fernandez dan Steffi Zamora yang Akhirnya Go Public Pacaran
-
Kondangan Bareng Steffi Zamora, Status Pernikahan Nino Fernandez dan Hannah Al Rashid Dipertanyakan
-
Hannah Al Rashid Menyesal Gagal Casting Film Snow White: Jadi Nggak Bisa Troll Gal Gadot
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV