Suara.com - Wanda Wancoy, memberikan kritik tajam terhadap kinerja kepolisian berdasarkan pengalaman pribadinya.
Ia menyoroti bahwa laporan kehilangan yang dibuat oleh masyarakat seringkali hanya berakhir sebagai surat keterangan tanpa adanya tindak lanjut yang berarti.
Dalam konten "Aduan Masyarakat" bersama Tretan Muslim, Wanda Wancoy menceritakan pengalamannya saat melaporkan kehilangan barang ke pihak kepolisian. Menurutnya, peran polisi dalam kasus seperti ini terkesan hanya sebatas administratif.
"Cuma bikin surat, polisi udah beres, udah sebenarnya," ungkap Wancoy dengan nada menyindir, dalam video yang tayang hari ini, Selasa, 29 Juli 2025.
Ia menegaskan bahwa setelah surat keterangan kehilangan diterbitkan, tidak ada tindakan investigasi lebih lanjut untuk menemukan barang yang hilang tersebut.
"Nggak ada tindakan," tambahnya.
Wancoy mencontohkan kasus kehilangan STNK, di mana surat dari kepolisian hanya berfungsi sebagai pengantar untuk mengurus dokumen baru, bukan untuk mencari STNK yang hilang.
"Berarti maksudnya polisi cuma buat surat pengantar," timpal Tretan Muslim. "Betul," jawab Wancoy.
"Jadi kasus kehilangannya nggak diurus?" tanya Tretan Muslim lagi. "Nggak," sahut Wancoy singkat.
Baca Juga: Pilih Didampingi Gibran atau Cak Imin Jika Maju Pilpres 2029? Ini Jawaban Anies Baswedan
Pengalaman ini, menurut Wancoy, membuat masyarakat merasa bahwa melapor ke polisi untuk kasus kehilangan seringkali tidak membawa hasil yang diharapkan.
Ia bahkan menyimpulkan bahwa masyarakat pada akhirnya tidak lagi berharap barang mereka akan kembali setelah melapor.
"Jadi sebenarnya sudah tidak berharap barangnya balik?" tanya Tretan Muslim.
"Nggak, udah nggak berharap," pungkas Wanda Wancoy, menyiratkan adanya krisis kepercayaan masyarakat terhadap penanganan kasus-kasus kecil oleh pihak berwenang.
Berita Terkait
-
Sindir Menohok, Wanda Wancoy dan Tretan Muslim Sebut Kasus Erika Carlina Cuma Ladang AdSense
-
Wanda Wancoy Komentari Kasus Erika Carlina dan DJ Panda: Ini Sih ke Politik Larinya
-
Padahal Sudah Baikan, Kenapa Anies Baswedan Tidak Follow Instagram Ahok?
-
Lagi Makan, Anies Baswedan Ditodong Tretan Muslim: Lebih Enak Program MBG Prabowo?
-
Guyon Jadi Mata-Mata, Tretan Muslim Bocorkan Kelemahan Kubu 02 ke Pendukung Anies Baswedan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung