Hal itu kemudian menjadi tanda tanya besar bagi Fitri, ia pun mempertanyakan motif di balik langkah BPOM tersebut.
“Bertepatan dengan itu, Ibu Heni Sagara yang sedang umrah ke Mekah menelepon aku tadi malam mengatakan bahwa pabrik dia pun diperiksa oleh BPOM,” kata Fitri.
“Jadi aku tuh bingung sekarang ini, sebetulnya BPOM ini bekerja untuk siapa sih? apakah untuk kepentingan masyarakat atau kepentingan individu?” imbuhnya.
Pemilik bisnis properti itu menegaskan bahwa dirinya mendukung kinerja BPOM jika sesuai prosedur, namun ia tetap menyoroti langkah BPOM yang menurutnya terlalu kebetulan.
“Kalau memang BPOM bersuara, sesuai dengan kewajibannya, ya bagus. Tapi kok bisa pas gitu, apakah dipas-pasin? ada yang diralat juga bulan dan tanggalnya,” imbuhnya.
Menurutnya, dari sekian banyak klinik kecantikan di Indonesia, sangat aneh jika yang disidak hanya milik pihak-pihak yang sedang berkonflik publik.
“Ya aku mah bagus BPOM melakukan tugasnya sesuai SOP. Cuma kok kebetulan dari jutaan klinik di Indonesia ini, kok bisa pas banget kemarin itu sidaknya berbarengan dengan kliniknya Heni Sagara sama Reza Gladys yang produknya direview sama sindikat itu,” katanya.
Dalam unggahan lainnya, Fitri terlihat me-repost unggahan dr. Andreas Situngkir yang merupakan teman sejawat dr. Reza Gladys.
Unggahan tersebut berupa sebuah surat keterangan notifikasi dari BPOM terkait produk RIBESKIN Superficial Pink Aging milik dr. Reza Gladys.
Baca Juga: Fitri Salhuteru dan Reza Gladys Nonton Sidangnya, Nikita Mirzani: Iblis, Tuyul Silakan Datang
Masa berlaku notifikasi BPOM tersebut tertulis sampai tanggal 24 Juli 2025.
Saat ini suara publik pun terpecah. Sebagian mendukung langkah tegas BPOM dalam melindungi konsumen dari produk berbahaya, sementara lainnya menilai penegakan aturan ini terlalu politis dan sarat kepentingan, terutama karena bertepatan dengan konflik personal yang melibatkan dr. Reza Gladys.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Fitri Salhuteru Curiga Skincare Shella Saukia Adalah Produk Palsu
-
Selain Reza Gladys, BPOM RI Juga Nyatakan Skincare Shella Saukia Mengandung Bahan Berbahaya
-
Nikita Mirzani Ngamuk di Ruang Sidang, Fitri Salhuteru Minta Penegak Hukum Jangan Gentar
-
Salah Satu Produk Kosmetik dr Reza Gladys Ilegal, Terancam 12 Tahun Penjara
-
Viral 4 Bumbu Dapur Asal Indonesia Kena Label Pemicu Kanker di California AS, Ini Daftarnya!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
-
Akui Ressa Anak Kandungnya, Denada Minta Maaf Tinggalkan Sejak Usia 10 Hari
-
ATEEZ Tutup Konser 'IN YOUR FANTASY' di Indonesia dengan Rasa Haru dan Janji Comeback
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
-
DMASIV hingga Afgan Ramaikan Ultraverse Festival Jakarta Persembahan XL Ultra 5G+
-
Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan
-
Kebohongan Denada Soal Nafkah Dibongkar, Ressa Ternyata Putus Sekolah dan Mobil Ditarik Leasing
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Cetak Sejarah Baru, Golden Jadi Lagu K-Pop Pertama Menang Grammy Awards
-
Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Sadali di M.tix Masih Berlangsung, Simak Cara Klaimnya