Suara.com - Babak baru yang penuh kejutan tampaknya akan tersaji dalam persidangan kasus yang menjerat Vadel Badjideh mendatang.
Tim kuasa hukumnya memberi sinyal kuat akan menghadirkan seorang saksi yang diklaim bisa membuat heboh seisi pengadilan.
Secara blak-blakan, pengacara Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik menyebut akan ada sosok istimewa yang dihadirkan pada agenda sidang selanjutnya.
"Menghadirkan seseorang yang akan menghebohkan PN Jakarta Selatan," kata Oya Abdul Malik dengan nada penuh teka-teki di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 6 Agustus 2025.
Saat didesak lebih jauh mengenai identitas saksi, Oya hanya memberikan satu petunjuk penting yang sontak memantik rasa penasaran publik.
"Seseorang yang dikenal oleh publik," ujarnya.
Pihak pengacara berharap kehadiran saksi misterius ini dapat memberikan keterangan yang menguntungkan bagi posisi Vadel Badjideh dalam perkara yang sedang berjalan.
"Saya harap meringankan ya karena saksi fakta ini yang tahu dengan hubungan ini, tahu dengan latar belakang, ya mudah mudahan bisa memberikan kesaksian dengan baik," tutur Oya.
Sinyal kejutan ini muncul setelah Vadel menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi fakta dari pihak keluarga.
Baca Juga: Lagi di Penjara, Vadel Badjideh Akui Kangen Nge-dance Bareng Bintang
Para saksi itu diantaranya kedua kakak kandungnya serta tunangan salah satu kakaknya yang dihadirkan dari London melalui penerjemah.
Menurut Oya, keterangan dari para saksi keluarga tersebut justru mengungkap fakta baru bahwa mereka tidak mengetahui duduk perkara yang menjerat Vadel Badjideh sebelumnya.
"Ternyata tidak tahu (aborsi). Bahwa kalau kakaknya tidak tahu, baru tahu setelah dilaporkan, selebihnya saya tidak bisa ungkapkan," jelasnya.
Sementara itu, Vadel Badjideh menunjukkan reaksi emosional saat bertemu keluarganya di ruang sidang. Ada perasaan campur aduk yang ia rasakan.
"Ada kaget ada senangnya, ada sedih karena keluarganya ikut terlibat sebagai saksi, senangnya mungkin namanya adik ketemu kakak-kakaknya," kata Oya Abdul Malik menirukan perasaan kliennya.
Berita Terkait
-
Jadi Saksi di Sidang Vadel Badjideh, sang Kakak Ungkap Momen Tegang
-
Sesumbar Sambil Guyon, Pengacara Vadel Badjideh Siap Bawa Malaikat Sebagai Saksi
-
Reaksi Vadel Badjideh usai Dituduh Beli Obat Aborsi Buat Laura Meizani
-
Putri Nikita Mirzani Jalani 'Pendidikan Batin' Usai Kasus yang Mengguncang Jiwa
-
Saksi Beberkan Fakta Soal Obat Aborsi, Nikita Mirzani Nangis Minta Vadel Badjideh Dihukum Berat
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial