Suara.com - Youtuber Andovi da Lopez kembali membuat gebrakan melalui unggahan video di akun Instagram-nya, kali ini dengan sindiran menohok yang ditujukan kepada para pemimpin di Indonesia.
Polemik pengibaran bendera "One Piece" menjadi pintu masuk bagi pria yang akrab disapa Dovi ini untuk menyampaikan kritik sosial yang lebih dalam.
Dalam video yang diunggah pada Kamis, 7 Agustus 2025, Andovi tidak hanya membela haknya untuk berekspresi, tetapi juga menyoroti ironi antara nasihat masa kecil dengan realitas kepemimpinan di Tanah Air.
Ia mengingatkan kembali sebuah pesan luhur yang kerap ditanamkan kepada anak-anak Indonesia sejak dini.
Pesan tersebut adalah tentang pentingnya membaca buku untuk menjadi pribadi yang hebat dan seorang pemimpin di masa depan.
"Masih ingat nggak guys, dari kecil kita diajarkan kalau kalian mau jadi orang yang hebat, kalau kalian mau jadi pemimpin, rajinlah baca BUKU," ucap Andovi dengan penuh penekanan.
Namun, setelah membangkitkan nostalgia akan nasihat tersebut, sang kreator konten langsung menyandingkannya dengan kenyataan pahit yang ia amati.
Ia secara satire menyebut bahwa untuk menjadi seorang pemimpin di negeri ini, anjuran untuk rajin membaca buku tersebut seakan tidak berlaku.
"Buktinya di negara ini, lu nggak usah harus rajin dan suka baca buku untuk menjadi pemimpin," sindirnya.
Baca Juga: Dituding Tak Nasionalis Buntut Bendera One Piece, Andovi da Lopez: Itu Kesesatan Berpikir
Pernyataan tersebut menjadi puncak dari argumentasinya tentang "dua hal yang bisa benar di waktu yang bersamaan" atau two things can be true at the same time.
Ia seolah ingin menunjukkan bahwa cita-cita luhur yang diajarkan bisa sangat bertolak belakang dengan praktik yang terjadi di level elite.
Meskipun kritiknya tajam, Andovi menegaskan bahwa tindakannya bukanlah bentuk pembangkangan tanpa dasar, melainkan ekspresi yang tetap menjunjung etika.
Termasuk salah satunya, terkait tata cara pengibaran bendera One Piece yang jadi simbol protes terhadap rentetan kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.
"Tentu ada aturan kalau kalian mau mengibarkan Joy Roger One Piece ini, ada etikanya. Nggak boleh di atas Sang Saka Merah Putih. Bendera Merah Putih nggak boleh dilecehkan dalam bentuk apa pun. Yes, ada etikanya," tutupnya.
Berita Terkait
-
Andovi da Lopez Sebut Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Dibeking Orang Penting: Ini Jadi Tantangan
-
Temani Perjalanan Mudik, Badan Bahasa Bagikan 24 Ribu Buku Gratis di Terminal Kampung Rambutan
-
Dopamine Detox Paling Elit: E-Ink Reader Bikin Fokusmu Jadi Nggak Rumit
-
Aksaraya Semesta: Ruang Aman Membaca Bebas dan Bertumbuh Bersama
-
Musuh Terbesar Pembaca Lambat Ternyata Ini: Bongkar 6 Jurus Ampuh Lahap Buku dengan Cepat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap