Entertainment / Gosip
Rabu, 15 April 2026 | 14:38 WIB
Andovi da Lopez buka suara terkait kasus pelecehan seksual FH UI [Instagram/andovidalopez]

Suara.com - Kreator konten Andovi da Lopez ikut mengomentari kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).

Sebagai alumni FH UI angkatan 2012, ia merasa perlu memberikan pandangan. 

"Gue mau kasih apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswi FHUI lainnya yang cepat dan sigap melakukan forum itu di auditorium FHUI," kata Dovi, sapaan akrabnya, dalam unggahan video di Instagram, dikutip Selasa, 15 April 2026. 

Menurutnya, kasus ini bukan sekadar persoalan internal kampus, melainkan ujian penting bagi institusi pendidikan hukum tersebut.

"Tapi yang mau gue omongin adalah this is a litmus test for FHUI. Maksud gue apa? Kalau fakultas hukum terbaik di Indonesia tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, ini menjadi suatu representasi dan gambaran terhadap negara ini,” tegasnya.

Dovi bahkan mengingatkan bahwa perhatian publik kini tertuju pada FHUI.

Menurutnya, cara penyelesaian kasus ini akan menjadi cerminan yang lebih luas terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.

“All of our eyes on you, FHUI,” katanya.

Baca Juga: DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

Menariknya, Dovi menyinggung adanya beking untuk para mahasiswa pelaku pelecehan. Bukan dari orang lain, beking justru datang dari keluarga mereka sendiri, yang dikhawatirkan memberikan tekanan. 

Mahasiswa FHUI terduga pelaku pelecehan [X]

“Gue denger, banyak dari mereka orang tuanya penting-penting dan dari keluarga penting,” kata Dovi.

Ia lalu menyinggung potensi tekanan dari pihak keluarga yang memiliki pengaruh. Hal ini dinilai bisa menjadi tantangan tersendiri dalam mengungkap kasus secara transparan.

“Pasti ada pressure dari orangtua dan keluarga-keluarga ini yang penting," ujar Andovi.

Kontributor : Rizka Utami

Load More