Suara.com - Kreator konten Andovi da Lopez ikut mengomentari kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Sebagai alumni FH UI angkatan 2012, ia merasa perlu memberikan pandangan.
"Gue mau kasih apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswi FHUI lainnya yang cepat dan sigap melakukan forum itu di auditorium FHUI," kata Dovi, sapaan akrabnya, dalam unggahan video di Instagram, dikutip Selasa, 15 April 2026.
Menurutnya, kasus ini bukan sekadar persoalan internal kampus, melainkan ujian penting bagi institusi pendidikan hukum tersebut.
"Tapi yang mau gue omongin adalah this is a litmus test for FHUI. Maksud gue apa? Kalau fakultas hukum terbaik di Indonesia tidak bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, ini menjadi suatu representasi dan gambaran terhadap negara ini,” tegasnya.
Dovi bahkan mengingatkan bahwa perhatian publik kini tertuju pada FHUI.
Menurutnya, cara penyelesaian kasus ini akan menjadi cerminan yang lebih luas terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia.
“All of our eyes on you, FHUI,” katanya.
Baca Juga: DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
Menariknya, Dovi menyinggung adanya beking untuk para mahasiswa pelaku pelecehan. Bukan dari orang lain, beking justru datang dari keluarga mereka sendiri, yang dikhawatirkan memberikan tekanan.
“Gue denger, banyak dari mereka orang tuanya penting-penting dan dari keluarga penting,” kata Dovi.
Ia lalu menyinggung potensi tekanan dari pihak keluarga yang memiliki pengaruh. Hal ini dinilai bisa menjadi tantangan tersendiri dalam mengungkap kasus secara transparan.
“Pasti ada pressure dari orangtua dan keluarga-keluarga ini yang penting," ujar Andovi.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
-
Bahas Darurat Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Panggil 4 Perguruan Tinggi Gelar Rapat Tertutup
-
Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Publik Tuntut Pelaku di-DO
-
Sabrina Chairunnisa Kecewa Sanksi UI, Minta 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di-DO
-
LPSK Siap Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Film Filosofi Teras Siap Mengajarkan Stoikisme Melalui Drama Keluarga yang Menguras Air Mata
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah
-
Bukan Akting! Ananta Rispo Akui Ditampar Sungguhan oleh Dodit Mulyanto demi Film Ketok Mejik
-
Berapa Harta Kekayaan Gus Miftah? Ini 6 Sumber Kekayaannya
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
-
Nadine Kei Inara Buktikan Logika Data Science dan Jiwa Seni Bisa Berjalan Beriringan
-
Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi
-
Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI
-
Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker