"This ia about berapa jumlah korban, berapa jumlah pahlawan kita, yang mati naik ke atas merobek warna biru sampai jadi Merah Putih," katanya.
Pemilik podcast Close The Door ini memberikan pandangannya tentang arti bendera Merah Putih.
Menurutnya bukan hanya sekadar kain namun punya simbol yang begitu dalam.
"Merah Putih bukan cuma kain dua warna, itu simbol nyawa yang dikorbanin, darah yang tumpah, dan harga diri bangsa ini," jelasnya.
Dia berharap dengan adanya peristiwa seperti pengibaran bendera One Piece ini mengingatkan lagi tentang sakralnya Merah Putih.
"Sebentar lagi kita merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.. biarkan hal ini menjadi pengingat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan demi mengibarkan Merah Putih," ujarnya.
Sebagai salah satu bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Deddy mengungkap satu fakta kalau dirinya juga penikmat anime One Piece.
"Salam Bela Negara! ANW gue juga nonton One Piece," pungkasnya.
Dengan adanya video Deddy Corbuzier yang memperbolehkan mengibarkan bendara One Piece, beragam komentar netizen muncul.
Baca Juga: Dicekal Petugas usai Kibarkan Bendera One Piece, Ustaz Felix Siauw Sentil Pemerintah
Ada yang sependapat bahkan menyanjung Deddy Corbuzier seperti ini.
"Nice speech, sir," sanjung netizen.
"Betul om, tapi liat pemerintah kita sendiri menghinakan pengorbanan negeri ini dengan keputusan-keputusan yang aneh dan merugikan rakyat negeri ini," komentar netizen lain.
"Harusnya om bilang gini ke gedung DPR," kata lainnya.
Sementara itu, tak sedikit yang mengkritik pernyataan Deddy. Ada yang menyebut kurang cerdas dan bijak.
Ini karena Deddy hanya membahas boleh atau tidak boleh namun tak menyenggol tentang respons pemerintah hingga melarang pengibaran One Piece.
Berita Terkait
-
Buka-bukaan Ustaz Felix Siauw Soal One Piece: Bukan Sekadar Hobi, tapi Pesan untuk Pemerintah
-
Di Balik Aksi Unik Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece, Ternyata Ini Pesan yang Disampaikan
-
Sujiwo Tejo Ungkap 'Obat' Fenomena Bendera One Piece: Bukan Sekadar Simbol, Ini Akar Masalahnya
-
Krisis Simbol! Sujiwo Tejo: Kenapa Bukan Wisanggeni Atau Gundala, Malah Bendera One Piece?
-
Sindir Keras Pemerintah, Sujiwo Tejo: Takut Sama Simbol One Piece Itu Tanda Trauma
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa
-
Pinkan Mambo dan Arya Khan Rujuk: Cinta Kami di Luar Batas
-
Sinopsis The Doorman: Kucing-kucingan eks Marinir dan Perampok, di Bioskop Trans TV Malam Ini