Suara.com - Perseteruan hukum antara Nikita Mirzani dan lawan-lawannya terus memanas, tidak hanya di luar tapi juga di dalam ruang persidangan.
Sikap emosional Nikita Mirzani yang kerap meledak-ledak di pengadilan ternyata mengundang komentar tajam dari pengacara senior Hotman Paris.
Menurut Hotman, strategi Nikita Mirzani yang terlalu fokus pada drama emosional, seperti menolak rompi tahanan atau marah-marah, tidak akan mempengaruhi putusan hakim.
Hotman memastikan bahwa hal seperti itu tidak akan menjadi pertimbangan dalam vonis.
"Akhirnya gue kasih clue-nya gitu loh. Aku bilang sama mereka, lo mau teriak-teriak apapun di sidang tentang cara suruh pakai jaket, diborgol, itu tidak akan dipertimbangkan oleh hakim," ujar Hotman Paris di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat baru-baru ini.
Hotman menekankan bahwa satu-satunya hal yang akan menjadi fokus utama Majelis Hakim adalah substansi dari perkara yang didakwakan.
"Yang dipertimbangkan adalah apa yang didakwakan," tegasnya.
Pengacara yang juga kolektor mobil mewah ini menyarankan agar Nikita mengubah strateginya dengan lebih elegan, yaitu dengan menyerang kelemahan hukum lawan, bukan dengan amarah.
Ia membandingkannya dengan gayanya sendiri saat bersidang.
Baca Juga: Skakmat Pengacara Andre Taulany Sebut Erin Tak Punya Hati Nurani, Publik Ikut Seret Nama Nikita
"Harusnya seperti gaya gue. Gue nggak nyerang orang, tapi substansi hukumnya gue, wuih, gitu loh," tuturnya.
Lebih jauh, Hotman memberikan peringatan keras bahwa sikap menyerang aparat penegak hukum di persidangan justru bisa menjadi bumerang.
Ia mengingatkan bahwa nasib akhir dari sebuah perkara ada di tangan hakim, sehingga menjaga sikap di hadapan mereka adalah hal yang krusial.
"Karena pada akhirnya, jangan bikin sakit hati semuanya, termasuk hakimnya. Toh nasib kamu di tangan dia," imbau Hotman ke Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Diminta Bantu Suster Natalia, Hotman Paris: Istana Perlu Turun Tangan!
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Bukan Sekadar Pura-Pura Kuat, Sembilan Tera Ajak Pendengar 'Jujur pada Luka' lewat EP Perdana