Adapun beberapa penyebab utama mengapa daun telinga layu seperti yang dialami Mpok Alpa sebelum meninggal dunia, antara lain:
1. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin pada kulit secara alami menurun.
Hal ini menyebabkan kulit, termasuk di area daun telinga yang tipis, menjadi kendur dan kehilangan elastisitasnya.
2. Faktor Genetik
Beberapa orang memang cenderung memiliki jaringan ikat yang lebih lemah, sehingga daun telinganya layu karena faktor genetik.
3. Kondisi Kesehatan Tertentu
Penyakit seperti sindrom Ehlers-Danlos atau sindrom Marfan juga dapat memengaruhi jaringan ikat di seluruh tubuh, termasuk telinga.
4. Dehidrasi atau Penurunan Berat Badan Drastis
Baca Juga: Pati Memanas: Bupati Terancam Lengser, Mungkinkah Koalisi Gemuk Selamatkan Sudewo?
Kehilangan cairan atau massa tubuh secara signifikan dapat membuat kulit tampak kendur dan ini juga bisa terlihat pada telinga.
5. Paparan Sinar Matahari Berlebih
Sinar UV dapat merusak kolagen dan mempercepat penuaan kulit, termasuk di area telinga.
Berita Terkait
-
Penuh Haru, Elly Sugigi Ungkap Doa Terakhir Mendiang Mpok Alpa untuk Dirinya dan Umi Pipik
-
Liku Asmara Mpok Alpa: Pernikahan Dini, Perceraian, Baru Menemukan Cinta Sejati
-
Tiba di Rumah Duka Mpok Alpa, Tangis Melaney Ricardo Pecah
-
Momen Terakhir Mpok Alpa, Warganet Salfok Daun Telinga Sang Komedian Sudah Layu
-
Almarhumah Mpok Alpa Terkenal Karena Apa? Ini Perjalanan Karier Sang Pedangdut yang Jadi Komedian
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa