Suara.com - Vokalis grup Efek Rumah Kaca sekaligus Pelaksana Tugas Ketua Umum Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Cholil Mahmud, menilai pelantikan 10 komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) periode 2025 – 2028 menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik, terutama para pencipta dan musisi terkait royalti.
"LMKN kan lagi ramai, punya masalah laten soal kepercayaan publik dan transparansi. Ini bisa jadi titik balik untuk mendapat kepercayaan publik," kata Cholil Efek Rumah Kaca saat ditemui di Kios Ojo Keos, Karang Tengah, Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.
Cholil lalu menyoroti kasus perdamaian dengan Mie Gacoan yang membayar royalti Rp2,2 miliar. Menurutnya, LMKN harus transparan soal distribusi royalti tersebut agar publik dapat memahami dan menaruh kepercayaan kembali.
"Dari transaksi Mie Gacoan itu sudah dibayar, ke mana larinya? Kalau bisa diselesaikan, dijelaskan dengan baik, dan diikuti langkah berikutnya yang jelas, publik pasti akan lebih percaya. Siapa tahu banyak pencipta lagu mau daftar ke LMKN atau LMK," tutur Cholil.
Sang musisi menambahkan, momentum pelantikan ini penting karena komisioner baru belum terlalu terpengaruh kepentingan tertentu.
"Harusnya mumpung baru dilantik, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk menyerap kemarahan publik soal transparansi. Bisa dijadikan batu loncatan bahwa LMKN dan LMK memang bisa dipercaya," imbuh Cholil.
Pelantikan 10 komisioner LMKN dilakukan Kemenkumham pada 8 Agustus 2025. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu, menyebut acara ini merupakan mandat dari Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025 sebagai pelaksana Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu dan/atau musik.
Daftar komisioner LMKN terbagi menjadi dua kelompok:
Komisioner Pencipta: Andi Muhanan Tambolututu, M. Noor Korompot, Dedy Kurniadi, Makki Omar, Aji M. Mirza Ferdinand
Baca Juga: Apa Beda WAMI dan LMKN yang Heboh soal Royalti Musik? Ini Penjelasan Lengkapnya
Komisioner Pemilik Hak Terkait: Wiliam, Ahmad Ali Fahmi, Suyud Margono, Jusak Irwan Setiono, Marcell Siahaan
Razilu berharap komisioner baru ini dapat menjalankan mandat LMKN dengan fokus pada transparansi, distribusi royalti yang adil, dan kepercayaan publik.
Berita Terkait
-
Bikin Bertanya-tanya, Anji Sebut LMKN Sempat Menolak Diaudit Soal Royalti
-
Jadi Judul Skripsi Valentino Jebret 21 Tahun Silam, Bukti Kisruh Royalti Musik Cuma Jalan di Tempat
-
Fantastis! Anji Beberkan Besaran Dana Operasional LMKN dari Royalti, Bisa Tembus Ratusan Miliar
-
Ari Lasso Sebut WAMI Siap Bertemu dengan Perwakilan Musisi: Kawal Terus!
-
Agnez Mo Batal Bayar Denda Rp 1,5 Miliar, Ari Bias Siap-Siap Incar Promotor Konser
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok di Disney+
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
Gara-Gara Ini, Jung Woo Sung Sempat Ragu Ambil Peran di Drakor Made in Korea
-
Raih 10 Juta Penonton, Skenario Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Ditulis Hanya dalam Waktu 3 Hari?
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026