"Harusnya diterima masukannya, coba perbaiki. Kalau bisa pakai judul yang lain, jangan pakai judul itu lagi," tutur Stanley Hao.
"Karena itu sudah traumatik buat masyarakat, buat penonton. Bukan malah dibuat sekuel, part 2," imbuhnya.
Endiarto dinilai tidak menyadari bahwa ramainya pembahasan tentang film Merah Putih One for All bukan jumlah penontonnya, melainkan kritiknya.
Lebih lanjut, kepada dr Richard Lee, Endiarto juga mengaku banyak mendapatkan penawaran dari luar negeri untuk menayangkan film Merah Putih One for All.
"Simpen aja Pak. Kalau bisa jangan sampai ada yang tahu (filmnya). Jangan sampai keluar ke mana-mana," tandas Stanley Hao.
Penolakan Stanley Hao terhadap sekuel film Merah Putih One for All banyak disetujui oleh warganet.
"Gak pernah semerinding ini tau akan ada sequel-nya," komentar akun @arnys_m***.
"Berasa kek dikasih hukuman pas tanggal 17," sahut akun @rufa__d***.
"Setiap tahun dana miliaran dipakai untuk hal yang tidak berguna, mending ke Danantara aja," kata akun @haryprata***.
Baca Juga: Fadli Zon Ogah Komentari Kualitas Film Kartun Merah Putih One for All: Saya Belum Nonton!
Kabar film Merah Putih One for All didanai pemerintah senilai Rp6,7 miliar memang menambah kekesalan publik.
Terlebih kualitas yang dihasilkan kurang memuaskan dibandingkan dengan film-film animasi lainnya seperti Jumbo.
Namun Endiarto telah membantah dugaan film Merah Putih One for All menghabiskan dana miliaran rupiah dari pemerintah.
"Nggak bener. Kami juga syok, kaget, bisa muncul narasi begitu. Apalagi ada embel-embel itu anggaran. Wow gitu," ungkap Endiarto.
Menurut Endiarto, media salah sangka menangkap maksud produser mereka soal perkiraan biaya pembuatan film.
"Salah satu produser kami itu temen akrabnya media. Ditanya, dia bilang 'nggak ada biaya kita, nggak ada budget' 'ah yang bener'," cerita Endiarto.
Berita Terkait
-
Film yang Katanya 'Nasionalis' Seharusnya Memuliakan Bahasa
-
Review Film Merah Putih: One For All, Terlalu Mentah untuk Dinikmati
-
Film Merah Putih One for All: Antara Harapan dan Kenyataan, Mengecewakan?
-
Review Jujur Merah Putih One for All: Film yang Seharusnya Tidak Dibuat
-
Jumlah Penonton Film Merah Putih One for All Hari Pertama di Luar Dugaan, Berapa?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026
-
Sambut Tahun Baru dengan Teror, Nonton Film Dusun Mayit Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
Viral Sosok 'Mbak Pipit' Disebut ART Cristiano Ronaldo yang Digaji Rp93 Juta, Begini Faktanya
-
Dipanggil Kamari 'Papa', Senyum Justin Hubner Disebut Mirip dengan Mendiang Dali Wasink
-
Drama Keluarga Beckham Berlanjut, Foto Brooklyn Tak Ada di Rangkuman Akhir Tahun David Beckham