Suara.com - Dunia perfilman Asia Tenggara kembali menunjukkan tajinya di kancah global lewat film Isolated.
Isolated merupakan film horor psikologis asal Filipina yang kini dapat disaksikan melalui platform streaming Netflix.
Film ini menjadi perbincangan hangat bukan hanya karena alur ceritanya yang menegangkan, tetapi juga karena menandai debut aktris populer Yassi Pressman di genre horor.
Disutradarai oleh Benedict Mique, Isolated menyajikan sebuah teror intens yang berpusat pada seorang perawat muda bernama Rose, yang diperankan oleh Yassi Pressman.
Diceritakan, Rose menerima sebuah pekerjaan sebagai perawat pribadi untuk merawat Peter (Joel Torre), seorang pria tua penyandang disabilitas yang juga menderita demensia.
Pekerjaan ini mengharuskannya tinggal di sebuah rumah besar yang terpencil, jauh dari keramaian kota.
Awalnya, semua tampak biasa saja, namun suasana dengan cepat berubah menjadi mimpi buruk.
Seiring berjalannya waktu, Rose mulai mengalami serangkaian kejadian paranormal yang mengganggu kewarasannya.
Ia sering kali tidak bisa tidur dan dilanda kecemasan yang meningkat, merasa seolah-olah ada kehadiran lain yang terus mengawasinya di dalam rumah yang sunyi itu.
Baca Juga: Sinopsis The Echoes of Survivors, Dokumenter Baru Bahas Sekte Agama
Peter, pasiennya, sering terlihat berbicara dengan sosok tak kasat mata, menambah daftar kejanggalan yang membuat Rose semakin ketakutan.
Rose segera menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat misterius dan jahat yang bersembunyi di balik kondisi pasiennya dan sejarah kelam rumah tersebut.
Alur cerita film ini dirancang untuk menghadirkan ketegangan yang intens, membuat penonton terus menebak-nebak hingga akhir.
Isolated diproduksi oleh VIVA Films dan LONEWOLF Films dan ditulis oleh Benedict Mique bersama Juvy Galamiton dan Shania Vonzel Obena.
Selain Yassi Pressman dan Joel Torre yang menjadi pemeran sentral, film ini juga didukung oleh jajaran aktor dan aktris berbakat lainnya, seperti Candy Pangilinan, Yayo Aguila, dan Wilbert Ross, yang semakin memperkuat ansambel film ini.
Bagi Yassi Pressman, membintangi Isolated merupakan sebuah tantangan besar. Dikenal sebagai pribadi yang takut pada film-film seram, keputusannya untuk mengambil peran ini mengejutkan banyak pihak.
Dalam sebuah konferensi pers, Yassi mengakui bahwa proyek ini adalah film horor pertama dan kemungkinan menjadi yang terakhir baginya karena sifat penakutnya.
Keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman ini menjadi nilai tambah yang membuat penampilannya sebagai Rose patut dinantikan.
Pengalaman pribadinya yang harus melawan rasa takut selaras dengan karakter yang ia mainkan, memberikan kedalaman emosional pada perjuangan Rose di tengah teror yang melandanya.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Sci-Fi, Human Vapor Sajikan Body-Horror yang Bikin Merinding
-
Selamat! Howl's Moving Castle Jadi Film Studio Ghibli Terpopuler di Netflix
-
7 Serial Netflix Terbaru Juli 2026, Drama Keluarga hingga Thriller
-
Syuting Rampung, Netflix Perkenalkan Dua Pemeran Baru Supacell Season 2
-
Review Enola Holmes 3: Lebih Dewasa, Emosional, dan Penuh Misteri
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru