Suara.com - Musisi dan aktivis asal Bay Area, Michael Franti, yang dikenal sebagai vokalis grup musik Spearhead dan Disposable Heroes of Hiphoprisy, kini menghadapi tuduhan serius terkait pelanggaran dan pengasuhan seksual (grooming).
Akibat tuduhan yang dilontarkan oleh seorang musisi perempuan, Franti dilaporkan telah berpisah dengan manajemen artisnya dan sebuah acara musik yang akan dihadirinya dibatalkan.
Tuduhan ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan di media sosial oleh penyanyi-penulis lagu Victoria Canal pada 11 Agustus 2025.
Dalam serangkaian unggahan di Instagram, Canal menceritakan pengalamannya pada usia 19 tahun dengan seorang pria yang sangat berkuasa dan puluhan tahun lebih tua yang mengundangnya untuk bisa tampil secara bersama-sama.
Meskipun tidak menyebut nama Franti secara langsung, konteks dan peristiwa yang mengikuti mengarah kuat padanya.
Canal menuduh bahwa pria tersebut merabanya saat ia tidur di bus tur dan mengambil fotonya tanpa sepengetahuan atau persetujuannya.
"Di balik pintu tertutup, orang ini memiliki riwayat perilaku yang sangat merusak dan memiliki tim pendukung di sekelilingnya yang dengan gigih melindungi citranya, melanggengkan perilaku ini selama beberapa dekade," terangnya dalam sebuah tulisan di Instagram.
Peristiwa yang dituduhkan ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 2016-2017, saat Franti berusia sekitar 50 atau 51 tahun, telah menikah, dan memiliki dua anak.
Menanggapi tuduhan tersebut, Michael Franti merilis pernyataannya sendiri. Ia mengakui telah menjalin hubungan di luar pernikahannya tujuh tahun lalu dengan seorang artis yang melakukan tur bersamanya.
"Saya melanggar sumpah pernikahan saya, saya merusak kepercayaan istri saya, saya menghancurkan hatinya, dan untuk itu saya sangat menyesal atas rasa sakit yang disebabkan oleh tindakan saya," tulis Franti.
Baca Juga: NewJeans Menang Gugatan Pelecehan Seksual, Dapat Ganti Rugi 29 Juta Won
Ia menggambarkan hubungan tersebut sebagai hubungan romantis dan kesalahan yang paling disesalkan, sebuah narasi yang sangat berbeda dari versi yang disampaikan oleh Canal.
Dampak dari tuduhan ini tidak butuh waktu lama untuk muncul. Penyelenggara acara pesiar musik bertajuk "Soulshine at Sea," di mana Franti dijadwalkan sebagai penampil utama pada November 2025, mengumumkan pembatalan acara tersebut.
Selain itu, pada hari Senin, majalah Billboard melaporkan bahwa Franti telah keluar dengan perusahaan manajemen yang telah menanganinya selama sepuluh tahun, Activist Artist Management.
Laporan tersebut tidak merinci apakah pihak manajemen yang memutuskan hubungan atau sebaliknya.
Selama ini, Franti dikenal dengan citra positifnya sebagai good guy, sering tampil dalam berbagai aksi unjuk rasa politik dan kegiatan sosial.
Namun, dengan adanya tuduhan serius ini, citra yang telah ia bangun selama bertahun-tahun kini berada di bawah pengawasan ketat dan terancam hancur.
Berita Terkait
-
NewJeans Menang Gugatan Pelecehan Seksual, Dapat Ganti Rugi 29 Juta Won
-
LPSK Kewalahan: Kasus TPPU Meroket, Kekerasan Seksual Anak Tak Kunjung Usai
-
Mengenal Jugun Ianfu, Kekerasan Seksual di Masa Penjajahan Jepang
-
Uan Kaisar Ngamuk Disuruh Buka Celana saat Manggung: Muka Lo Kayak Sempak!
-
Pedagang Pamer Alat Vital ke Anak Sekolah di Tangerang Kena Tendangan Polisi: Warganet Terbelah!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi