- Meriam Bellina punya pengalaman pribadi sebagai caregiver keluarganya.
- Menjadi caregiver itu berat, butuh kesabaran dan pengorbanan.
- Pengalamannya relevan dengan peran barunya di film Agape.
Suara.com - Aktris senior Meriam Bellina membagikan pengalaman pribadinya saat pernah menjadi seorang caregiver dalam keluarga.
Menurutnya, peran tersebut bukan hal yang mudah karena menuntut banyak pengorbanan, kesabaran, serta ketulusan hati.
Saat ditemui di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, belum lama ini, Meriam blak-blakan soal beratnya pengalaman yang dia jalani.
Sang aktris pernah merawat adik, ayah, dan ibunya sendiri, sehingga sangat memahami posisi seseorang yang harus mendampingi orang terkasih ketika sakit.
"Adik, mama saya, papa saya, jadi saya merasakan jadi caregiver itu berat sekali," ujar Meriam Bellina.
Aktris 60 tahun tersebut menjelaskan, menjadi caregiver menuntut seseorang untuk benar-benar bisa menekan ego serta belajar sabar dalam menghadapi situasi sulit.
Menurutnya, hal ini menjadi salah satu pelajaran paling berharga yang ia dapatkan dari perjalanan hidupnya.
"Seorang caregiver mesti ngilangin egonya, ngilangin ketidaksabarannya," sambungnya.
Lebih lanjut, Meriam menuturkan, sering kali orang yang sakit tidak bisa memahami perasaan maupun bahasa orang yang mendampingi. Kondisi tersebut membuat peran caregiver semakin berat secara emosional.
Baca Juga: Sinopsis Songs of Paradise, Film India Terbaru Saba Azad di Prime Video
"Karena sering banget yang sakit itu enggak mau ngerti bahasa kita yang nemenin juga setengah mati susah dan sedihnya melihat mereka seperti itu," tutur Meriam.
Diq mengaku pengalaman tersebut membuat dirinya semakin memahami arti pengorbanan. Semua proses yang dijalani, meski penuh tantangan, meninggalkan kesan yang sangat dalam bagi dirinya.
"Jadi ya mungkin karena pengalaman pribadi juga, jadi ya sangat ngena pengorbanan ini," imbuhnya.
Pengalaman pribadi Meriam ternyata berkaitan dengan peran terbarunya dalam film Agape The Unconditional Love.
Film ini mengangkat kisah delapan orang dari latar belakang berbeda yang dipertemukan dalam sebuah rumah sakit, masing-masing dengan cerita perjuangan, sakit, dan pengorbanan.
Salah satu tokoh utama dalam film ini adalah Sania (Maudy Koesnaedi), seorang ibu tunggal yang berjuang mati-matian demi putrinya, Kira (Sarah Beatrix), yang menderita leukemia.
Berita Terkait
-
Review Film Siapa Dia: Perjalanan Epik Sinema Indonesia!
-
Review Film Lebih dari Selamanya: Kisah Romansa yang Menyentuh Jiwa
-
Saat Film Mengemas Gambaran Durhaka dari Legenda Kelam Malin Kundang
-
Penuh Aksi, Film Play Dirty Tampilkan Mark Wahlberg sebagai Perampok Ulung
-
Tak Pernah ke Bioskop Lagi, Denzel Washington Ngaku Sudah Lelah Nonton Film
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan