- Ferry Irwandi pimpin orasi di demo di depan Gedung DPR RI
- Ferry Irwandi tuntut reformasi total aparatur negara
- Ferry Irwani imbau peserta aksi tidak terprovokasi
Suara.com - Influencer dan pegiat media sosial, Ferry Irwandi, menjadi salah satu orator utama dalam aksi demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin, 1 September 2025.
Di hadapan massa, ia menyuarakan tuntutan untuk melakukan reformasi total terhadap seluruh struktur pemerintahan dan aparatur negara di Indonesia.
Ferry menegaskan bahwa aksi kali ini membawa agenda besar yang menyasar perbaikan fundamental. Tuntutan tersebut tidak hanya ditujukan kepada satu lembaga, melainkan seluruh pilar negara.
"Reformasi besar-besaran adalah dari struktur pemerintah kita. Mulai dari anggota DPR, legislatif, eksekutif sampai aparat kita kepolisian atau bahkan tentara kita sendiri," tegas Ferry saat berorasi.
Menurutnya, demonstrasi yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat ini dapat berlangsung secara kondusif.
Ia menekankan bahwa kunci dari aksi yang damai adalah adanya itikad baik dari pemerintah untuk mendengar dan menjalankan aspirasi rakyat dengan benar.
"Sejauh ini kondusif tidak ada unsur-unsur yang perlu dikhawatirkan dari aksi massa kali ini. Yang penting pemerintah mau berjalan dengan baik,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Dalam orasinya, Ferry Irwandi juga minta agar para demonstran untuk saling menjaga dan melindungi agar tak disusupi provokator.
"Jaga teman satu sama lain. Jangan mau disusupi. Jangan mau diprovokasi. Penjahatnya bukan kita, tapi mereka," katanya.
Baca Juga: Influencer Ikut Geruduk Gedung DPR, Ferry Irwandi: Reformasi Besar-besaran Struktur Pemerintahan
Aksi yang berlangsung hari ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes yang telah terjadi sejak 28 hingga 30 Agustus lalu.
Demonstrasi sebelumnya sempat diwarnai ketegangan tinggi yang berujung pada kericuhan antara aparat keamanan dan para peserta aksi.
Sejumlah insiden mewarnai rangkaian demonstrasi tersebut, termasuk perusakan dan pembakaran fasilitas publik saat malam hari.
Aparat kepolisian juga beberapa kali melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.
Puncak kericuhan terjadi setelah seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas secara tragis akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Insiden ini memicu eskalasi kemarahan massa yang meluas hingga ke beberapa kantor polisi, seperti Polda Metro Jaya dan Mako Brimob Kwitang.
Akibat dari rentetan kerusuhan tersebut, pihak kepolisian telah menangkap setidaknya 1.240 orang demonstran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam