- Kunto Aji sebut demo besar-besaran hasil dari keresahan yang lama terpendam
- Kunto Aji sentil musisi yang belum bersuara
- Kunto Aji berencana kembali turun ke jalan
Suara.com - Musisi Kunto Aji ikut menanggapi dinamika politik yang belakangan memicu aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Senin, 1 September 2025, pelantun Rehat ini menilai keresahan publik sudah lama terpendam hingga akhirnya meledak dalam bentuk aksi turun ke jalan.
"Keresahannya sudah menggunung sih istilahnya. Kita semua sudah merasakan selama bertahun-tahun ini pejabat bisa ngomong apapun tanpa konsekuensi, seolah-olah 'ya gue gini, terus kalian bisa apa?' Itu gestur yang kita alami bertahun-tahun, jadi meledaklah pada tanggal 25 kemarin," kata Kunto Aji kepada awak media.
Sang penyanyi juga menyinggung soal kabar sejumlah anggota DPR yang dinonaktifkan, tiga di antaranya berasal dari kalangan artis.
Menurutnya, status publik figur tidak bisa menjadi pembeda jika sudah menyandang predikat wakil rakyat.
"Konsekuensi dengan apa yang mereka perbuat, mau itu artis mau itu siapa, sama aja sebenarnya. Sudah jadi anggota dewan ya jadi anggota dewan," tegasnya.
Kunto Aji turut menyoroti rekan-rekan musisi yang dinilai masih enggan bersuara lantang terkait situasi politik.
Dia menekankan bahwa seniman punya kompas moral yang seharusnya membuat mereka terdorong untuk ikut menyuarakan keresahan publik.
"Ada beberapa yang masih takut-takut. Padahal kita nggak akan kehilangan pekerjaan, enggak akan kehilangan pendengar. Pemerintahan selalu silih berganti, jadi jangan takut. Publik figur terutama di kesenian, ada moral kompasnya, masa sih itu tidak tergerak?" ucap Kunto.
Baca Juga: Ada Permainan di Balik TikTok? Sosok Ini Ungkap Kecurigaan ke Meutya Hafid
Terkait rencana aksi lanjutan, Kunto Aji tidak menutup kemungkinan untuk kembali turun ke jalan. Namun, dia menegaskan setiap langkah harus diukur dengan situasi di lapangan.
"Pengin sih, pengin dari kemarin. Cuma saya selalu update kondisi di lapangan seperti apa. Kita ingin menyuarakan tapi harus terukur lah. Kalau apakah nanti akan turun, sangat mungkin," ungkapnya.
Seperti diketahui, sejak 25 Agustus 2025 lalu ribuan mahasiswa dan warga di berbagai kota melakukan demonstrasi menolak isu tunjangan DPR yang disebutkan akan naik serta ucapan-ucapan para anggota dewan yang dinilai merendahkan rakyat.
Berita Terkait
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam