- Rayen Pono berpendapat seharusnya Eko Patrio dan anggota DPR lain yang lagi disorot dipecat
- Rayen Pono sebut anggota DPR harus jadi cerminan rakyat
- Media sosial jadi alat efektif untuk memantau kinerja anggota DPR
Suara.com - Musisi Rayen Pono meluapkan kegeramannya terhadap langkah partai politik yang hanya menonaktifkan para anggota DPR RI yang tersandung masalah.
Mantan personel grup vokal Pasto ini menyayangkan keputusan tersebut yang dinilainya tidak cukup tegas.
Kegeraman itu ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu, 31 Agustus 2025.
Rayen secara lantang menyuarakan agar para anggota dewan yang dianggap arogan tidak hanya dibebastugaskan sementara waktu.
Menurutnya, sanksi yang pantas bagi mereka adalah pemecatan secara permanen.
"Jangan hanya menonaktifkan tapi harus langsung dipecat semua anggota DPR RI yang arogan terkait segala isu," tulis Rayen dalam unggahannya.
Ia berpendapat bahwa wakil rakyat seharusnya menjadi cerminan atau teladan yang baik bagi masyarakat yang telah memilih mereka.
"Saya sudah pernah bilang, kalau anggota DPR RI itu harus menjadi etalase yang baik untuk mewakili rakyat," lanjutnya.
Di era digital saat ini, Rayen menilai media sosial telah menjadi alat yang sangat mudah bagi publik untuk mengawasi kinerja para wakilnya di parlemen.
Baca Juga: Selamat dari Penjarahan, Kucing Eko Patrio Kini Dirawat Dewi Perssik
"Hari ini, sosial media jadi tools paling mudah untuk memperlihatkan jam terbang, kegiatan dan manfaat mereka," jelasnya.
Dengan nada penuh penekanan dan diakhiri dengan huruf kapital serta empat tanda seru, Rayen menyerukan pemecatan bagi anggota dewan bermasalah.
"PECAT!!!!," tegasnya.
Dalam unggahan yang sama, pelantun lagu "Tanya Hati" itu juga menuliskan pesan tentang kesombongan dan karma.
"Kesombongan pelan-pelan akan menemukan karmanya," tulisnya.
Pernyataan keras Rayen muncul di tengah panasnya sorotan publik terhadap sejumlah anggota dewan.
Seperti diketahui, beberapa partai politik telah menonaktifkan kadernya dari keanggotaan di DPR RI.
Langkah penonaktifan ini diambil setelah para legislator menuai kontroversi akibat pernyataan maupun tindakan mereka yang dianggap tidak pantas dan melukai hati rakyat.
Para anggota dewan yang dinonaktifkan antara lain Adies Kadir, Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
Berita Terkait
-
Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik
-
Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo