- Vicky kerap terima komplain pelanggan, termasuk soal porsi dan dugaan makanan sisa.
- Keluhan muncul karena datang jelang tutup, saat beberapa menu sudah habis.
- Vicky tetap santai dan tegas, menekankan warungnya menyasar makanan rakyat harga terjangkau.
Suara.com - Aktor Vicky Nitinegoro kini tengah menikmati peran barunya sebagai pengusaha kuliner. Bisnis warung makan yang diberi nama Tempong Negoro itu bahkan berkembang pesat dan menjadi sorotan.
Namun, di tengah kesuksesannya, lelaki 42 tahun tak luput dari keluhan pelanggan. Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 15 September 2025.
Vicky mengaku sering menerima komplain dari para pembeli yang datang ke warungnya.
"Oh, banyak," kata dia.
Salah satu keluhan yang pernah ia terima adalah mengenai porsi lauk yang dianggap sedikit.
Bahkan, ada yang menuding warungnya menyajikan makanan sisa kepada pelanggan.
"Kenapa sih lalapannya sedikit, kena sayur asemnya sisaan doang," ujar Vicky, menirukan keluhan pembeli.
Alih-alih terpancing emosi, sang pesinetron memilih untuk memeriksa terlebih dahulu duduk perkaranya.
Setelah ditelusuri, ternyata pembeli tersebut datang pada malam hari menjelang warungnya tutup.
Baca Juga: 5 Fakta Viral Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Publik Penasaran!
"Ternyata pas gue lihat, dia datangnya jam setengah 10 malem, udah last order," jelas Vicky.
Vicky Nitinegoro menyebut warungnya sangat laris, sehingga wajar jika beberapa menu sudah habis di malam hari.
Ia pun memilih untuk menanggapi keluhan tersebut dengan gaya bercanda yang cerdas.
"Kalau gue ikutin emosi gue, 'Wah, warung gue dikatain', ya pas dicek, ternyata datangnya jam 10 kurang, ya wajar. Gue jadi balesinnya bercanda," tuturnya.
Meski dengan nada bercanda, Vicky tetap menyentil sang pembeli dengan pertanyaan menohok.
"Jadi kayak, 'Kenapa nggak datang sekalian jam 12? Jadi nggak ada apa-apa'. Jam segitu pasti sisa lah, lo berharap apa?" sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Dian Soediro, Malu-malu Dijodohkan dengan Pratama Arhan Sampai Raffi Ahmad Ikut Bertindak
-
Ungkap Kondisi Terkini Mama Amy Usai Operasi, Raffi Ahmad Teringat Almarhum Ayahnya
-
Pernah Alami di Lokasi yang Sama, Vicky Nitinegoro Ikut Berduka Atas Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang
-
Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Vicky Nitinegoro Pernah Alami di Lokasi yang Sama
-
Sumber Kekayaan Vicky Nitinegoro Melimpah, Terjerat Kasus Narkoba Dua Kali
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap