Suara.com - Sekuel yang dinanti-nantikan, Sayap Sayap Patah 2: Olivia, akhirnya resmi mengudara di Netflix mulai hari ini, Kamis, 18 September 2025.
Film ini kembali membawa penonton ke dalam dunia penuh ketegangan seorang anggota Densus 88, Pandu, yang kini menghadapi tantangan ganda sebagai agen negara dan seorang ayah tunggal.
Dibintangi oleh Arya Saloka, film ini menjanjikan perpaduan antara aksi yang memacu adrenalin dengan drama keluarga yang menyentuh hati.
Kisahnya berpusat pada perjuangan Pandu dalam menyeimbangkan tugas berat memberantas terorisme dengan tanggung jawab membesarkan putrinya seorang diri.
Sinopsis Sayap Sayap Patah 2: Olivia
Cerita berlanjut dengan kehidupan Pandu (Arya Saloka) setelah kehilangan istrinya. Sebagai anggota Densus 88, ia harus tegar menjalani perannya sebagai ayah tunggal bagi putri semata wayangnya, Olivia.
Kehidupan mereka yang baru mulai tertata kembali terusik saat sebuah ancaman lama muncul kembali.
Leong (Iwa K), gembong teroris yang pernah ia tangkap, bebas dari penjara dan merencanakan balas dendam. Pandu dan Olivia pun menjadi target utama, menyeret mereka ke dalam situasi yang mengancam nyawa.
Di tengah gejolak tersebut, hadir sosok Suri (Dara Sarasvati), guru Olivia yang membawa kehangatan dan kepedulian.
Baca Juga: Jatuh di Arab Saudi, Tulang Jempol Kaki Arya Saloka Patah dan Bengkok
Pandu kini dihadapkan pada pilihan sulit, yakni menyelamatkan negara atau melindungi keluarga yang paling ia cintai.
Fakta Menarik
Selain alur cerita yang intens, Sayap Sayap Patah 2: Olivia menyimpan sejumlah fakta menarik yang membuat film ini layak ditonton.
1. Diangkat dari Tragedi Nyata
Kisah film ini mengambil inspirasi dari peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia, yakni tragedi pengeboman gereja yang terjadi di Samarinda pada 2016. Latar belakang ini memberikan bobot emosional yang lebih dalam pada narasi film.
2. Wajah Baru
Berita Terkait
-
Tayang 2 Juli, TOHO Gandeng Netflix Garap Versi Baru The Human Vapor
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Film I Am Frankelda, Masih Bisakah Kita Berimajinasi di Era Serba Instan?
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
Sinopsis Love on the Menu, Drama Baru Hani EXID Kisahkan Lika-liku Keluarga
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover