-
Video viral barista Starbucks Malaysia hina turis China di KLIA dengan sebutan bodoh"memicu kecaman publik.
-
Manajemen Starbucks Malaysia bergerak cepat, memecat barist, dan menegaskan perilaku itu tak sesuai nilai perusahaan.
-
Starbucks janji perkuat pelatihan karyawan soal empati dan kepekaan budaya, agar insiden serupa tak mencoreng reputasi.
Suara.com - Sebuah insiden yang terekam dalam video singkat di salah satu gerai kopi ternama telah memicu kemarahan publik dan berujung pada tindakan tegas.
Starbucks Malaysia secara resmi mengumumkan pemecatan seorang baristanya setelah sebuah video yang memperlihatkan perilaku tidak profesionalnya terhadap seorang pelanggan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Peristiwa ini terjadi di tengah keramaian Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), sebuah gerbang internasional di mana interaksi antarbudaya seharusnya dijunjung tinggi.
Dalam rekaman yang menyebar dengan cepat, seorang turis asal China terlihat sedang berupaya memesan minuman.
Menghadapi kendala bahasa, turis tersebut dengan bijak memanfaatkan teknologi, menggunakan alat penerjemah AI di ponselnya untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Namun, alih-alih disambut dengan kesabaran dan bantuan, upaya sang turis justru direspons dengan sikap yang tidak pantas.
Sang barista terdengar bergumam dan melontarkan kata bodoh, sebuah penghinaan dalam bahasa Melayu, yang ditujukan kepada pelanggan tersebut.
Meskipun diucapkan dengan pelan, komentar kasar itu terekam dengan jelas dan sontak memicu gelombang kecaman dari warganet.
Video tersebut dengan cepat menjadi perbincangan, menyoroti isu sensitivitas budaya dan standar pelayanan di industri jasa.
Baca Juga: Tren Viral di TikTok: Mendewasakan Lagu Anak Jadi Versi yang Lebih Ngena!
Publik mengecam keras tindakan barista tersebut, menganggapnya sebagai cerminan arogansi dan kurangnya empati, terutama di lingkungan internasional seperti bandara.
Menanggapi krisis citra yang berkembang pesat, manajemen Starbucks Malaysia segera mengambil langkah.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di laman Facebook mereka, raksasa kopi global itu menyampaikan penyesalan yang mendalam atas insiden tersebut.
Pihak perusahaan menegaskan bahwa perilaku yang ditunjukkan oleh karyawan tersebut sama sekali tidak sejalan dengan nilai-nilai inti perusahaan yang mengedepankan penghormatan dan martabat bagi setiap pelanggan.
"Setelah melakukan peninjauan internal yang menyeluruh, barista yang bersangkutan telah diberhentikan dari pekerjaannya, efektif per 21 September 2025," demikian bunyi pernyataan tegas dari Starbucks Malaysia.
Lebih dari sekadar memecat individu yang bersalah, perusahaan juga berkomitmen untuk melakukan perbaikan sistemik guna mencegah insiden serupa terulang di masa depan.
"Kami sedang dalam proses memperkuat kembali program pelatihan kami untuk memastikan seluruh karyawan memahami dan menerapkan pentingnya kepekaan budaya, komunikasi yang penuh hormat, dan standar layanan pelanggan yang tinggi yang kami junjung," tambah pernyataan tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pelaku di industri layanan bahwa di era digital saat ini, setiap tindakan dapat direkam dan disebarkan dalam hitungan detik.
Satu komentar yang tidak pantas tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga dapat mempertaruhkan reputasi sebuah merek global yang dibangun selama bertahun-tahun.
Berita Terkait
-
Tren Viral di TikTok: Mendewasakan Lagu Anak Jadi Versi yang Lebih Ngena!
-
Heboh Patwal 'Tot tot Wuk wuk' Kawal Tesla Cybertruck Berpelat ZZH di Tol, Mobil Siapa?
-
Pendemo Hari Tani Nasional di Jakarta Rela Setengah Badan Dicor: Badan Hancur, Suaramu Tak Didengar!
-
Viral Warga Kaget Dengar TOA Musala, Dikira Berita Duka Ternyata Minta Follow TikTok
-
Rezeki Nomplok! Detik-detik Nelayan Karawang Serbu Kontainer Mie Instan yang Jatuh ke Laut
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
3 Perbedaan Mencolok Ending 5 Centimeters per Second Animasi vs Live Action 2026
-
Dapat Info Mau Dijebak, Awkarin Langsung Tes Narkoba ke RS: I'm Clean!
-
Akhirnya Tayang, The Strangers 3 Resmi Jadi Penutup Trilogi yang Mencekam
-
Bintangi Series Tiba-Tiba Brondong, Tatjana Saphira Kepincut Fadi Alaydrus
-
Brandon Salim Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Resmi Sandang Status Ayah
-
6 Koleksi Mobil Jejouw yang Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Mohan Hazian
-
8 Rekomendasi Film Terbaik Tayang di Netflix Februari 2026
-
Devano Curhat Pilu Film Caper Tak Laku di Bioskop, Totalitas Tak Terbalas
-
Hadiah Ultah Pernikahan Terindah, Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan
-
Miris! Penampilan Drumband 'Solehot' di Sekolah Islam di Demak Curi Perhatian Publik, Netizen Geram