- Razman Arif Nasution mengalami gangguan keseimbangan otak serius, membuatnya sulit berdiri lama.
- Diagnosa medis dari Malaysia menyebutkan vertigo akut parah (BPPV) dan labyrinthitis.
- Dokter menyarankan Razman istirahat total 14 hari, sehingga tidak bisa hadir sidang vonis langsung.
Suara.com - Kondisi kesehatan Razman Arif Nasution yang sebenarnya akhirnya terkuak. Bukan sekadar sakit biasa, terdakwa kasus pencemaran nama baik ini ternyata mengalami penyakit serius.
Sebelumnya Razman Arif Nasution disebut mengalami gerd dan vertigo. Tapi terkini, ada kondisi lain yang baru dibeberkan tim kuasa hukumnya, Rahmat Riyadi.
"Pak Razman itu berdiri dalam waktu 5 menit saja, itu enggak bisa," ungkap Rahmat Riyadi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa, 30 September 2025.
Ketidakmampuan Razman Arif Nasution berdiri lama ini disebabkan adanya masalah pada sistem keseimbangan tubuhnya yang berpusat di otak.
"Karena ada gangguan keseimbangan di dalam otak beliau. Jadi ada salah satu syaraf di otaknya itu mengalami penyumbatan," jelasnya.
Untuk membuktikan ucapannya, Rahmat menunjukkan surat keterangan medis dari Island Hospital, Penang, tempat Razman kini dirawat intensif.
Dalam surat itu, tertera diagnosis vertigo akut yang sudah sangat parah atau Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).
"Dokter menyampaikan kondisi Pak Rasman tersebut bahwa pertama ada labyrinthitis, possibly BPPV... having trouble for balance due the dizziness. Artinya memang keseimbangan tubuhnya," papar Rahmat sambil membacakan isi surat.
Akibat kondisi tersebut, dokter di Malaysia mengharuskan pengacara berusia 55 tahun itu untuk istirahat total selama dua pekan.
Baca Juga: Pengacara Ungkap Penyakit yang Bikin Razman Arif Nasution Dilarikan ke Malaysia Jelang Vonis
"Dokter dengan tegas menyatakan pak Razman membutuhkan waktu penyembuhan dan harus istirahat dari segala pekerjaannya selama 14 hari, dari tanggal 29 September 2025 sampai 12 Oktober 2025," tambahnya.
Pada akhirnya, Rahmat menegaskan bahwa kliennya sangat ingin menghadiri sidang vonis secara langsung, namun terhalang oleh prosedur persidangan yang mengharuskan terdakwa berdiri saat putusan dibacakan.
"Mengingat kondisi beliau yang belum bisa berdiri dan putusan pengadilan itu mengharuskan terdakwa itu berdiri, gitu loh," pungkasnya.
Berita Terkait
-
'Ini Pengadilan Mau Bunuh Orang?' Kubu Razman Murka, Ancam Seret Hakim ke Komisi Yudisial
-
Sampai Bersumpah, Pengacara Razman Arif Nasution Tuding Jaksa Berbohong di Sidang
-
Terbukti Bersalah ke Hotman Paris, Razman Arif Nasution Divonis 1,5 Tahun Penjara
-
Sidang Tetap Lanjut Meski Razman Dirawat, Pengacara Walkout Sambil Sindir Peradilan: Innalillahi
-
Dalih Sakit Razman Nasution Rontok di Sidang, Jaksa: Dokter Tak Pernah Suruh Berobat ke Luar Negeri
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan