-
Seorang pemuda asal Garut menjadi korban penipuan lowongan kerja di Jakarta dan kehilangan uang serta dokumen penting.
-
Ia ditolong sekelompok orang di mobil yang memberinya tumpangan, uang bekal, dan nasihat untuk mengamankan dokumennya.
-
Kisah ini mengingatkan pencari kerja untuk waspada terhadap modus penipuan yang meminta uang di muka.
Suara.com - Sebuah video viral setelah diunggah di media sosial baru-baru ini menyentuh hati banyak warganet.
Video tersebut merekam momen orang di dalam mobil yang menolong seorang pemuda yang tampak kebingungan di pinggir jalan pada tengah malam.
Pemuda yang belakangan diketahui berasal dari Garut, Jawa Barat, itu ternyata adalah korban penipuan lowongan kerja.
Dengan niat tulus untuk mengubah nasib, ia merantau ke Jakarta setelah menemukan tawaran pekerjaan melalui Facebook.
Namun, harapannya pupus seketika saat menyadari bahwa pekerjaan yang ia lamar adalah jebakan penipu.
Dalam percakapan yang terekam di video, pemuda itu menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya.
"Aku kan ngelamar kerja tuh via Facebook," ujarnya dengan suara lirih.
Setibanya di kantor yang ditunjukkan, ia diminta sejumlah uang sebagai syarat administrasi.
Awalnya, ia diminta membayar Rp250.000. Setelah membayar, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp1.000.000 untuk biaya administrasi lanjutan.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Akhirnya Buka Suara! Ferry Irwandi Beberkan Isi Percakapan Telepon!
Karena tidak memiliki uang sebanyak itu, pemuda tersebut memberikan sisa uang yang ada di dompetnya sebesar Rp500.000.
"Katanya yang ada dulu aja," tuturnya menirukan ucapan si penipu.
Tak hanya kehilangan uang, yang lebih mengkhawatirkan adalah pelaku juga menahan dokumen-dokumen penting miliknya, termasuk berkas-berkas asli.
"Dia minta berkas yang asli," katanya, yang membuat para penolong di dalam mobil terkejut.
Para penipu ini diduga menyewa sebuah ruko agar terlihat seperti kantor resmi untuk meyakinkan para korbannya.
Terdampar di kota asing tanpa uang dan tujuan, pemuda itu hanya bisa pasrah. Beruntung, ia bertemu dengan pengendara mobil yang berbaik hati menolongnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ahmad Sahroni Akhirnya Buka Suara! Ferry Irwandi Beberkan Isi Percakapan Telepon!
-
Meta Rilis Fitur Akun Khusus Remaja ke Indonesia, Biar Anak Makin Aman Main Facebook
-
Facebook-Instagram Buka Suara soal Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos di Indonesia
-
Pidato Kahiyang Ayu di Mandailing Natal Viral Dapat Kritikan Pedas: Singkat, Padat, dan Melet?
-
Gegara Tren Viral, Gemini Nano Banana Ciptakan 5 Miliar Gambar AI
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok di Disney+
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
Gara-Gara Ini, Jung Woo Sung Sempat Ragu Ambil Peran di Drakor Made in Korea
-
Raih 10 Juta Penonton, Skenario Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Ditulis Hanya dalam Waktu 3 Hari?
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026