-
Ahmad Sahroni mengakui kesalahan dan berjanji evaluasi diri.
-
Sikap diamnya dipicu insiden yang menimpa keluarganya.
-
Ia berencana muncul di publik dan menyampaikan permintaan maaf langsung
Suara.com - Aktivis sekaligus CEO Malaka Project Ferry Irwandi mengungkap alasan dibalik diamnya Eks Anggota DPR RI Ahmad Sahroni, yang masih menjadi sorotan publik.
Melalui unggahan video reels akun pribadinya, @irwandiferry, Ferry mengatakan bahwa dirinya sempat menerima telepon langsung dari Sahroni.
“Waktu ditelpon tuh gue mikir, ini ada apa lagi,” ujar Ferry, merasa terkejut dengan panggilan yang ia terima, mengira akan ada masalah baru yang muncul.
Namun, dugaannya terbantah saat Sahroni yang menghubunginya menjelaskan maksud panggilan yang ia lakukan.
Ia ternyata berinisiatif untuk berkomunikasi secara langsung dengan Ferry dan ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
“Dalam percakapan via telepon itu gue sampaikan beberapa kritik, dan masukan masyarakat atas apa yang terjadi, karena dia pengen tau kan kayak gimana sih gambarannya,” jelas Ferry.
Dia mengambil peran sebagai penyambung lidah publik, menyampaikan apa yang membuat publik emosi dan marah akibat sikap Sahroni sebelumnya.
Menurut Ferry, tanggapan Sahroni sangat terbuka. Politisi tersebut diujarkan menerima semua kritik tersebut dan menyadari akan kesalahannya.
“Dia merasa harus ada yang dievaluasi dan diubah dari gaya komunikasi publiknya, yang dia tau ternyata memang waktu itu tidak peka dalam keadaan seperti itu. Jadi kedepan dia mau mengubah itu,” ucap Ferry, mengingat kalimat Sahroni kepadanya, Senin (30/9/2025).
Baca Juga: Gegara Tren Viral, Gemini Nano Banana Ciptakan 5 Miliar Gambar AI
Kemudian, terkait peristiwa penjarahan yang menimpa kediamannya, Sahroni mengatakan bahwa dirinya telah mengikhlaskan hal itu, berharap insiden tersebut menjadi pelajaran baginya, pejabat publik, dan masyarakat.
Lebih lanjut, mengenai keberadaan Sahroni di luar negeri, Sahroni memberikan klarifikasinya.
“Dia memang sempat ke Singapura, tapi urusan kerjaan, kata dia, dan dua atau tiga hari sebelum aksi penjarahan itu dia sudah di Jakarta,” ungkap Ferry.
Niat awal Sahroni setibanya di Jakarta adalah untuk angkat bicara secara langsung karena memang pada waktu itu ia ada rencana untuk tampil di podcast, bertujuan untuk memberikan penjelasan lengkap. Akan tetapi rencana tersebut dibatalkan.
Alasannya, kata Ferry, Sahroni terpaksa mengambil sikap diam karena ada sebuah insiden yang menimpa keluarganya.
“Dia bilang, demi keselamatan keluarganya waktu itu dia diem. Gue nggak tau, ya mungkin dia yang bisa ngejelasin lah,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Film Pangku Dapat Penghargaan, Meme Fedi Nuril Pakai Eyeliner tapi Menang Beredar
-
Nyaris Jadi Korban Perampasan, Wanita Ini Bongkar Dugaan Kongkalikong 'Polisi' dengan Debt Collector
-
Petinggi MBG Menangis Usai Siswa Keracunan, Lex Wu Beri Sindiran: Kalau Gaji 3 Digit...
-
5 Fakta di Balik Rencana Shell Jual Ratusan SPBU di Indonesia
-
WNI di Jepang Bobol Toko Mewah, Gasak Barang Rp 930 Juta
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang