-
Pencatutan nama sebabkan PT HDN rugi dan rusak nama baiknya.
-
Potensi kerugian finansial perusahaan ditaksir mencapai angka fantastis Rp1 miliar.
-
Langkah hukum serius diambil untuk pulihkan nama baik dan selamatkan perusahaan.
Suara.com - Dampak pencatutan nama PT Hijau Dipta Nusantara (HDN) dalam kasus Ashanty versus eks karyawannya, Ayu ternyata berbuntut panjang.
Tidak hanya merusak nama baik, perusahaan yang digawangi Anang Hermansyah ini harus menelan pil pahit.
Mereka menghadapi potensi kerugian finansial yang nilainya ditaksir mencapai angka fantastis.
Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum PT HDN, Mangatta Toding Allo, saat mendampingi perwakilan perusahaan membuat laporan terhadap Ayu di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Oktober 2025.
Menurut Mangatta, pihaknya tengah melakukan valuasi atau penghitungan total kerugian yang dialami.
Angka sementara yang muncul akibat dari polemik ini sungguh tidak main-main, yakni mencapai Rp1 miliar.
"Kami tadi lagi valuasi, kemungkinan kerugiannya mencapai Rp1 miliar," ujar Mangatta Toding Allo.
Kerugian ini, salah satunya, dipicu oleh pemutusan kontrak kerja sama oleh klien secara mendadak.
Direktur Utama PT HDN, Erie Prasetyo, bahkan harus bergegas untuk menyelamatkan kontrak kerja sama dengan klien lainnya.
Baca Juga: Eks Karyawan Ashanty Ngaku Disuruh Teken Surat Penggelapan Rp2 Miliar: Hitungannya Saya Enggak Tahu
"Baru tadi jam 8 pagi dilaporin, ada pemutusan. Makanya mas Erie setelah ini akan pergi lagi menyelamatkan kontraknya," jelas Mangatta Toding Allo.
Erie Prasetyo selaku direktur utama menegaskan bahwa inisiatif pelaporan ini datang dari dirinya.
Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk melindungi perusahaan dari fitnah yang dapat menghancurkan bisnis.
"Saya sebagai dirut merasa ini merugikan perusahaan saya, dan saya harus muncul," kata Erie Prasetyo.
Anang Hermansyah, yang memiliki posisi penting di perusahaan, disebut telah mengetahui langkah hukum yang diambil ini.
"Mas Anang kan bagian dari PT HDN, komisaris," ucap Erie Prasetyo.
Berita Terkait
-
Perusahaan Anang Hermansyah Polisikan Eks Karyawan Ashanty karena Tudingan Rugikan Nama Baik HDN
-
Eks Karyawan Mau Damai, Siap Cabut Laporan Asal Ashanty Lakukan Hal Ini
-
Merasa Dikepung, Eks Karyawan Ashanty Bongkar Detik-detik HP dan PIN M-Bankingnya Diminta Paksa
-
Eks Karyawan Ngaku Diintimidasi Pihak Ashanty: Untung Cewek, Kalau Cowok Udah Gue Gebukin
-
Ashanty Bantah Rampas Aset, Mantan Karyawan Ungkap Barang-Barang yang Diambil Paksa
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Anime Legendaris 5 Centimeters Per Second Tayang Ulang Januari 2026, Ini Sinopsisnya!
-
Review Penunggu Rumah: Buto Ijo, Upaya Gandhi Fernando Angkat Mitologi yang Terlupakan.
-
Viral Pengakuan Netrzen Lihat dr Richard Lee Jalan Bareng Cewek Muda di Bali
-
Pakai Aplikasi Zangi, Ammar Zoni Ungkap Cara Hubungi Pacar dari Lapas
-
Inara Rusli Blak-blakan soal Nikah Siri dengan Insanul Fahmi: Semua yang Beredar Hoaks
-
Bocor di Medsos, Dokumen Ini Bongkar Kronologi Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
-
Sinopsis Film Send Help: Teror Bertahan Hidup di Pulau Terpencil Versi Sam Raimi
-
6 Film Rachel Amanda, Suka Duka Tawa Baru Tayang di Bioskop
-
NCTzen Merapat! Ini Daftar Harga Tiket Konser Solo Taeyong NCT di Jakarta
-
Siap-Siap! Korea 360 Mulai Kirim E-Ticket Gratis Konser HUG K-Pop Concert