- PT HDN melaporkan pencemaran nama baik ke polisi akibat pencatutan nama dalam kasus Ashanty vs Ayu.
- Pihak perusahaan membantah Ayu pernah bekerja di sana dan menyebut klaimnya tidak berdasar.
- Akibat tudingan tersebut, citra PT HDN tercoreng hingga mengalami pemutusan kontrak kerja sama.
Suara.com - Perusahaan milik Anang Hermansyah, PT Hijau Dipta Nusantara (HDN), mengambil langkah hukum tegas.
Langkah ini menyusul pencatutan nama perusahaan dalam perseteruan antara Ashanty dan eks karyawannya, Ayu atas tudingan melakukan perampasan aset dan akses ilegal (illegal access).
Direktur Utama PT HDN, Erie Prasetyo, bersama kuasa hukumnya, Mangatta Toding Allo, mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Oktober 2025 untuk membuat laporan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.
"Jadi, kami ke sini sedang melakukan pelaporan atas pencemaran nama baik karena terkait dengan masalah yang terjadi antara Ashanty dengan saudari Ayu," kata Erie Prasetyo.
Pihak PT HDN merasa sangat dirugikan atas pernyataan Ayu yang mengaku sebagai karyawan di perusahaan tersebut.
Erie Prasetyo menegaskan bahwa klaim yang dilontarkan oleh Ayu sama sekali tidak memiliki dasar.
Bahkan, ia menyatakan bahwa Ayu tidak pernah terdaftar sebagai karyawan di perusahaan yang ia pimpin.
"Saudari Ayu, di situ menyebutkan karyawan dari PT Hijau Dipta Nusantara atau HDN. Beliau dengan pihak-pihaknya juga menyampaikan bahwa sudah bekerja di PT kami sebagai finance," lanjut Erie Prasetyo.
Erie dengan lugas membantah seluruh pernyataan Ayu, dan menyebutnya sebagai kebohongan yang merugikan.
Baca Juga: Fakta di Balik Ashanty Disebut Rampas Aset eks Karyawan Dini Hari
"Itu sama sekali tidak benar, dan itu sangat merugikan kami karena tidak ada dasarnya sama sekali. Saudari Ayu tidak ada hubungannya dengan kami sama sekali," tegasnya.
Akibat dari klaim tidak berdasar itu, citra perusahaan menjadi tercoreng di mata mitra bisnis.
Konsekuensi paling fatal adalah adanya pemutusan kerja sama dari salah satu klien mereka.
"Tadi pagi aja sudah ada pemutusan kontrak dengan pihak perusahaan kami," pungkas Erie Prasetyo.
Sebagaimana diberitakan, Ayu belum lama ini mengklaim sudah melaporkan Ashanty ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tindakan yang sudah disebutkan di atas.
Langkah Ashanty mengambil aset-aset Ayu sendiri berkaitan dengan dugaan penggelapan yang sebelumnya dituduhkan sang artis kepada eks karyawannya itu.
Tag
Berita Terkait
-
Eks Karyawan Mau Damai, Siap Cabut Laporan Asal Ashanty Lakukan Hal Ini
-
Merasa Dikepung, Eks Karyawan Ashanty Bongkar Detik-detik HP dan PIN M-Bankingnya Diminta Paksa
-
Eks Karyawan Ngaku Diintimidasi Pihak Ashanty: Untung Cewek, Kalau Cowok Udah Gue Gebukin
-
Ashanty Bantah Rampas Aset, Mantan Karyawan Ungkap Barang-Barang yang Diambil Paksa
-
Eks Karyawan Ashanty Ngaku Disuruh Teken Surat Penggelapan Rp2 Miliar: Hitungannya Saya Enggak Tahu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV