Suara.com - Psikolog Lita Gading diketahui mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapuskan uang pensiun seumur hidup bagi anggota DPR.
Namun belakangan langkah beraninya itu justru dibalas dengan serangan dari sejumlah oknum yang diduga merasa terganggu oleh upaya tersebut.
“Widih widih widih, bangun tidur gue diseruduk banteng guys, banyak yang kepanasan. Katanya gue dibayar mengenai penghapusan pensiunan DPR ini,” kata Lita Gading melalui unggahannya pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Dengan tegas, Lita membantah tudingan bahwa dirinya dibayar oleh pihak tertentu untuk melayangkan gugatan itu ke MK.
“Gue enggak ada yang bayar, lu denger ya. Gue berdiri sendiri dan di belakang gue adalah rakyat-rakyat yang waras, yang menjerit, paham Anda?” ujarnya.
Usai mendapatkan serangan, Lita Gading meminta agar oknum tersebut tidak pansos alias panjat sosial.
“Muka lu dengan nama lu itu enggak sama, perbaiki dulu deh jangan sampai kamu pansos. Pansos lu gak level sama gue,” katanya.
Lebih lanjut, Lita memberikan petunjuk mengenai identitas salah satu penyerangnya, yang ia sebut sebagai caleg gagal.
Baca Juga: Uang Pensiun DPR Digugat ke MK, Dasco: Apa pun Putusannya Kami Tak Berkeberatan
“Nih cewek siapa? oh ternyata caleg gagal,” sindir Lita.
Meski mendapatkan serangan dari berbagai pihak, Lita memilih tetap fokus pada proses hukum yang tengah berjalan di MK.
Sebelumnya ia mengabarkan telah menerima undangan resmi dari MK untuk menghadiri sidang terkait gugatannya.
“Guys lihat nih, ini surat undangan panggilan sidang untuk tanggal 10, ini dari Mahkamah Konstutusi (MK) Republik Indonesia,” kata Lita dalam unggahannya.
Psikolog tersebut mengatakan bahwa uang pensiun untuk anggota DPR menjadi beban rakyat dan negara sehingga harus dihapuskan.
“Itu beban negara, beban kita sebagai rakyat guys. Kalian setuju dengan saya? bantu saya untuk share sebanyak-banyaknya agar MK mendengar dan menjadi kebijakan untuk realisasi untuk kalian semua,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Siap Terbitkan PMA, Kemenag Sebut Putusan MK Perkuat Pengelolaan Zakat
-
Hakim MK Soroti Gugatan UU Pers: Digugat Iwakum, Dijawab Mantan Jurnalis di Pemerintahan
-
Pemerintah Tegaskan Pasal 8 UU Pers Sudah Jamin Perlindungan Hukum bagi Wartawan
-
Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan di MK, Ahli Hukum Pertanyakan Prioritas Negara
-
Ahli UGM di MK Pertanyakan MBG, Usul Fokus ke Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
-
Podcast Bareng, Dokter Tirta Ungkap Sisi Lain Aldi Taher yang Jarang Diketahui
-
Nikahi Sitha Marino Tahun Depan, Bastian Steel Bakal Gelar Pesta Adat
-
Dulu Punya Masalah Jerawat Parah, Ini Pola Hidup yang Dilakukan Raline Shah Agar Kulit Tetap Sehat
-
"Suamiku Lukaku" Hadir di CFD: Serentak 5 Kota, Ajak Publik Lebih Peduli Kesehatan Mental
-
Idul Adha 2026, Habib Usman bin Yahya Siapkan 26 Sapi Kurban Berbobot Jumbo
-
Yuk Nonton Frank McComb dan Barry Likumahuwa di Gospel Java Jazz, Gratis di Swissotel Jakarta
-
Tips Nonton Java Jazz Festival 2026 Usai Pindah ke NICE PIK 2, Jangan Salah Kostum
-
Bantah Lempar Skrip ke Wajah Kru TV, Sule: Kalau Sofa Pernah
-
Deliana Siahaan Meninggal, Karakternya di Dunia Akting Selalu Membekas di Hati Penonton