-
Paramount Global akan menghentikan siaran lima saluran musik MTV di Inggris mulai 31 Desember 2025.
-
Keputusan ini dipicu oleh penurunan jumlah penonton dan pergeseran audiens ke platform digital.
-
MTV akan tetap hadir lewat konten reality show dan ekspansi digital di platform streaming serta media sosial.
Suara.com - Paramount Global, perusahaan induk MTV, telah mengumumkan keputusan monumental untuk menghentikan siaran lima saluran musiknya yang beroperasi di Inggris Raya efektif mulai 31 Desember 2025.
Langkah ini menandai akhir dari perjalanan hampir empat dekade MTV sebagai pelopor siaran video musik 24 jam.
Kelima saluran yang akan berhenti mengudara adalah MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live.
Penghentian ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan Paramount seiring dengan perubahan lanskap media yang semakin didominasi oleh platform digital.
Meskipun demikian, merek MTV tidak akan sepenuhnya hilang dari layar kaca. Saluran utama, MTV HD, akan tetap bertahan dengan fokus pada penayangan program reality show populer seperti Naked Dating UK dan Geordie Shore.
Keputusan strategis ini didasari oleh tiga faktor fundamental yang tidak dapat dihindari.
Pertama, adanya pergeseran perilaku audiens yang masif. Penonton, terutama dari generasi muda, tidak lagi menantikan pemutaran video musik di televisi.
Mereka telah beralih sepenuhnya ke platform on-demand seperti YouTube, TikTok, dan Spotify, yang menawarkan akses instan, personalisasi daftar putar, dan fleksibilitas tanpa batas. Model siaran linear tradisional dianggap tidak lagi mampu bersaing.
Faktor kedua adalah pertimbangan finansial dan efisiensi perusahaan. Setelah proses merger antara Paramount Global dan Skydance Media pada awal tahun 2025, perusahaan meluncurkan program penghematan biaya secara agresif dengan target mencapai USD 500 juta.
Baca Juga: Di Balik Nada & Cerita Jakarta Music Con 2025 Rayakan Kolaborasi dalam Industri Musik
Dalam skema ini, saluran musik dengan jumlah penonton yang terus menurun dinilai tidak lagi layak secara komersial.
Data per Juli 2025 menunjukkan angka yang mengkhawatirkan MTV Music hanya mampu menarik 1,3 juta penonton, sementara MTV 90s hanya ditonton oleh 949 ribu orang. Angka-angka ini menjadi justifikasi kuat untuk melakukan konsolidasi.
Terakhir, penghentian ini merupakan puncak dari evolusi konten MTV yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Sejak awal tahun 2000-an, MTV secara bertahap telah mengurangi porsi video musik dan beralih ke produksi reality show yang terbukti lebih menguntungkan, seperti The Hills, Jersey Shore, dan Teen Mom.
Meski saluran musiknya akan segera menjadi kenangan, Paramount menegaskan bahwa merek MTV akan terus hidup dan beradaptasi.
Ke depannya, legasi MTV akan dilanjutkan dalam format baru yang lebih relevan dengan zaman sekarang.
Berita Terkait
-
Mimpi dan Depresi: Cerita Sunyi Billie Eilish dalam Everything I Wanted
-
Di Balik Nada & Cerita Jakarta Music Con 2025 Rayakan Kolaborasi dalam Industri Musik
-
Amyn Bayu, Musisi Aceh yang Guncang Industri Musik dengan Paduan Tradisi dan Modern
-
Hadapi Gempuran Teknologi, Giring Ganesha dan KMI 2025 Serukan Aturan Main AI dalam Musik
-
Suara Hati Musisi Menggema di KMI 2025, Giring Ganesha Desak Reformasi Pajak Royalti
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Didapuk Sebagai Konsultan Komedi di Film Sekawan Limo 2, Joshua Suherman Tertekan
-
Rutin Dilakukan Sejak Vidi Aldiano Hidup, Keluarga Tebar Ikan di Momen 40 Harian
-
Tur Dunia Dimulai, Zayn Malik Tak Sabar Konser di Australia dan Selandia Baru
-
Jisoo BLACPINK Disalahkan, 'Kakak Ipar' Ngaku Tak Tahu Kalau Nikah dengan Keluarga Artis
-
Dibiayai Pejabat, Ayu Aulia Berambisi Jadi Ratu Oplas
-
9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS
-
Charlie's Angel 2019: Aksi, Feminis, dan Penuh Gaya, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Monster Pabrik Rambut: Horor Tanpa Hantu Teror Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Geger Makna Nomor Baju Napi di Film Ghost In the Cell, Joko Anwar Diduga Sisipkan Ayat Suci