-
Devano Danendra mengecam keras perundungan yang menimpa mahasiswa Timothy Anugrah.
-
Devano menuntut perundungan dianggap kejahatan serius yang harus diproses secara hukum.
-
Timothy diduga bunuh diri akibat depresi karena perundungan teman-teman kampusnya.
Suara.com - Devano Danendra turut bersuara keras menyikapi kasus perundungan tragis yang menimpa Timothy Anugrah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Bali, yang diduga bunuh diri akibat depresi.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, putra pedangdut Iis Dahlia ini meluapkan kegeramannya dan menuntut agar tindakan perundungan dianggap sebagai kejahatan serius.
Aktor 23 tahun ini menyoroti betapa berbahayanya dampak perundungan.
Dia merasa tak bisa tinggal diam melihat kasus yang terus berulang di Tanah Air.
"Susah rasanya untuk diam dan tidak bersuara di kasus ini. Kejadian ini tidak hanya sekali dua kali terjadi di negara kami, bahkan puluhan kasus, ratusan atau ribuan yang terjadi tapi mungkin tidak ketahuan," tulis Devano sebagai keterangan unggahannya pada Senin, 20 Oktober 2025.
Bintang film Gowok ini menekankan bahwa perundungan, baik verbal maupun non-verbal, adalah tindakan keji yang dapat menghancurkan mental dan fisik korbannya.
Menurutnya, permintaan maaf dari pelaku saja tidak akan pernah cukup untuk menebus penderitaan yang ditimbulkan.
"Saya berharap teman-teman semua bisa belajar dari kejadian ini, bahwa BULLYING adalah tindakan yang paling jahat, yang bisa membuat mental teman kalian bahkan fisik kalian berantakan dan hilang arah. Buat saya minta maaf saja tidak cukup," tegasnya.
Devano mendesak agar proses hukum terhadap pelaku perundungan ditegakkan dengan adil dan tegas. Dia berharap hal ini dapat menjadi pelajaran bagi semua orang agar lebih bijak dalam bertindak.
Baca Juga: Kekeyi Akui Kena Mental Fotonya Dijadikan Bahan Olokan Mahasiswa Unud: Sebegitu Buruknya Kah Saya?
"Hukum seperti ini harus berjalan dengan baik agar teman-teman sekalian bisa sadar akan memilah-milih tindakan mana yang salah dan tindakan mana yang baik dilakukan," tutur Devano.
Di akhir tulisannya, kekasih Baila Fauri ini menyampaikan duka cita mendalam untuk Timothy sekaligus menyerukan penghentian segala bentuk perundungan.
"RIP Timothy Anugrah. Tidak ada yang pantas disakiti karena menjadi dirinya sendiri. STOP BULLYING. Hal kecil seperti bullying perlu disadari sebagai tindakan kriminal. verbal maupun non verbal," tutup Devano.
Latar Belakang Kasus Timothy Anugrah
Kasus ini mencuat setelah Timothy Anugrah Saputra (22), seorang mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi, ditemukan tewas pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Lelaki yang akrab disapa Timmy ini diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai empat gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud.
Berita Terkait
-
Di-bully Mahasiswa Unud usai Tewas, Timothy Anugerah Jatuh dari Lantai 4 karena Sengaja?
-
Mengenang Timothy: Mahasiswa Kritis di Negeri yang Tak Suka Dikritik
-
Richard Lee Cerita Pengalaman Dibully, Kecam Kasus Perundungan Mahasiswa Unud
-
Kasus Bullying Menimpa Timothy, Mendikti Saintek Hubungi Rektor Udayana Bicara Sanksi DO Pelaku?
-
Belajar dari Kasus Timothy Unud, Begini Cara Mencegah Anak Jadi Pelaku Bullying
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan