-
Jenggot merah bisa karena faktor genetik keturunan Bani Alawi.
-
Bisa juga karena mengikuti sunnah Nabi mewarnai jenggot.
-
Kedua alasan tersebut memiliki dasar penjelasan yang sama kuatnya.
Suara.com - Kedatangan Habib Umar bin Hafidz ke Indonesia membuat kajian bersama para artis dan podcast dengan Deddy Corbuzier selalu menarik perhatian publik.
Selain karena ilmu yang diberikannya, cukup banyak publik yag selalu penasaran dengan jenggot Habib Umar bin Hafidz yang berwarna merah.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah dua alasan utama mengapa jenggot Habib Umar bin Hafidz berwarna merah.
1. Faktor Genetik dari Garis Keturunan Bani Alawi
Faktor genetik bisa menjadi salah satu penyebab jenggot Habib Umar bin Hafidz berwarna merah.
Sebab, Habib Umar merupakan keturunan dari keluarga Ba 'Alawi (Bani Alawi), yaitu para Sayyid atau keturunan Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Hadhramaut, Yaman.
Keluarga Bani Alawi diyakini memiliki ciri khas fisik tertentu, salah satunya adalah rambut atau jenggot yang berwarna kemerahan.
Warna ini diyakini sebagai warisan genetik yang turun-temurun dari leluhur mereka.
Dalam ilmu genetika, seseorang bisa mewarisi warna rambut tidak hanya dari orang tua langsung, tetapi juga dari kakek, nenek, atau bahkan leluhur yang lebih jauh.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat 'Jule' Julia Prastini, Selebgram 3 Anak yang Disebut Selingkuhi Suami Korea
Gen dominan ini bisa muncul pada generasi tertentu, sehingga sangat mungkin warna merah pada jenggot Habib Umar adalah bawaan dari garis keturunannya.
2. Pakai Semir Mengikuti Sunnah Nabi
Selain faktor genetik, penggunakan semir atau henna juga bisa menjadi penyebab jenggot Habib Umar bin Hafidz berwarna merah.
Dalam Islam, mewarnai rambut atau jenggot yang sudah beruban adalah salah satu sunnah (anjuran) Nabi Muhammad SAW.
Nabi menganjurkan umatnya untuk mengubah warna uban dengan warna selain hitam, seperti merah atau cokelat kekuningan.
Tujuannya adalah untuk membedakan diri dari kaum lain pada masa itu dan sebagai tanda agar terlihat lebih segar dan tidak tampak tua.
Berita Terkait
-
Habib Umar bin Hafidz Cucu Nabi Muhammad dari Garis Keturunan Siapa?
-
Habib Umar bin Hafidz Ternyata Mau Tampil di Podcast Deddy Corbuzier atas Inisiatif Sendiri
-
Cuma Tidur 2 Jam, Deddy Corbuzier Gugup Sambut Habib Umar bin Hafidz
-
Deddy Corbuzier ke Habib Umar bin Hafidz: Kalau Tuhan Ada, Kenapa Anak Palestina Meninggal?
-
Curhat Sebagai Mualaf, Ruben Onsu Gemetar di Hadapan Habib Umar
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi