-
Tersangka Ayu Chairun Nurisa diisukan akan umrah saat jadwal pemeriksaan.
-
Ayu dengan tegas membantah tuduhan akan berangkat umrah ke Tanah Suci.
-
Kuasa hukum meminta penundaan pemeriksaan untuk mengajukan gugatan hukum baru.
Suara.com - Tersangka kasus dugaan penggelapan uang perusahaan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa, disebut akan umrah bersamaan dengan pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan, Rabu, 22 Oktober 2025.
Menanggapi tudingan miring tersebut, Ayu Chairun Nurisa dengan tegas menepisnya. Ia menyatakan tidak memiliki rencana apa pun untuk pergi umrah dalam waktu dekat.
"Nggak, nggak sama sekali," jawab Ayu ditemui di Polres Jakarta Selatan pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Ayu Chairun Nurisa kembali memastikan bahwa tidak ada agenda perjalanan ibadah ke Tanah Suci seperti yang dituduhkan kepadanya.
"Nggak ada, nggak ada umrah, enggak ada," tegasnya.
Sementara itu, kuasa hukum Ayu, Ruslan Abdul Gopur, memberikan penjelasan resmi mengenai alasan kliennya tidak hadir dalam pemeriksaan.
Menurutnya, pihaknya telah bersurat secara resmi kepada penyidik.
Ruslan menjelaskan bahwa surat tersebut berisi permohonan penundaan penahanan terhadap kliennya.
"Kita sudah bersurat ke Polres Tangerang Selatan ya, untuk penundaan," ujar Ruslan.
Baca Juga: Diserang Mantan Karyawan Lewat Tuduhan TPPU Hingga Gugatan Rp100 Miliar, Ashanty: Allah Gak Tidur!
Alasan di balik permintaan penundaan tersebut adalah karena pihak Ayu sedang mempersiapkan langkah hukum lain, yakni mengajukan gugatan baru.
"Mengajukan gugatan," jelasnya singkat.
Karena kemarin tidak hadir, maka Ayu Chairun Nurisa kembali dijadwalkan menjalani pemeriksaan.
Dari informasi pengacara Ashanty, Mangatta Toding Allo, Ayu Chairun Nurisa akan menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan besok, Rabu, 22 Oktober 2025.
Tapi bersamaan dengan pemeriksaan tersebut, ada kabar kalau Ayu Chairun Nurisa akan berangkat umrah.
Muncul isu kalau kepergian Ayu Chairun Nurisa adalah untuk kabur dari pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Reaksi Ayu eks Karyawan Ashanty soal Hubungan dengan Terduga Pelaku Penipu Umrah
-
Pak Tarno Jadi Korban, Ditipu Puluhan Juta oleh Wanita yang Terhubung dengan Tersangka Kasus Ashanty
-
Eks Karyawan Ashanty Mau Umrah Saat Diperiksa Sebagai Tersangka, Pengacara Siapkan Surat Pencekalan
-
3 Temuan Pengacara Ashanty, Diduga Hubungkan Tersangka Penggelapan dengan Jaringan Penipu Umrah
-
Tersangka Kasus Penggelapan Uang Ashanty Diduga Terhubung Jaringan Penipuan Berkedok Umrah
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Vidi Aldiano Drop sejak Digugat? Cerita Raffi Ahmad Perkuat Dugaan
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?
-
Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran
-
Viral Harga Tiket Padang ke Jepang cuma Rp350 Ribu, Lebih Murah 3 Kali Lipat Dibandingkan Jakarta
-
Sulit Bilang 'Sayang', Ibnu Jamil Perbaiki Hubungan dengan Putranya
-
Going Merry Tembus Grand Line! Review One Piece Season 2, Jauh Lebih Megah
-
Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?
-
Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out dan Sejumlah Kota Hampir Habis
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai
-
Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?