-
Edwin Super Bejo menjadi sombong di puncak karier hingga jatuh.
-
Ia menjual semua aset hingga sadar mengalami post-power syndrome.
-
Kini ia belajar dari kesalahan dan kembali bekerja keras menata hidup.
Suara.com - Pelawak senior Edwin Rizal atau yang lebih dikenal sebagai Edwin Super Bejo, blak-blakan mengenai masa terkelam dalam hidupnya.
Setelah 35 tahun berkarier, ia mengaku pernah berada di puncak kesombongan hingga akhirnya terjatuh.
Edwin Super Bejo menceritakan, titik balik itu terjadi saat ia mulai merasa berada di atas angin.
Pundi-pundi rupiah yang melimpah membuatnya lupa hingga menolak berbagai tawaran pekerjaan.
"Merasa top, sampai akhirnya lupa, nggak mau ngambil job. Akhirnya kerjanya main terus, main motor, segala macem," kata Edwin Super Bejo di kanal YouTube Trans TV, Kamis, 23 Oktober 2025.
Perlahan tapi pasti, tabungan Edwin terkuras. Ia bahkan terlilit bunga pinjaman yang membuatnya semakin terpuruk.
Meski kondisi finansial sudah goyah, Edwin Super Bejo masih belum sadar. Ia terus mempertahankan gaya hidupnya dengan menjual satu per satu aset berharga yang dimilikinya.
"Jam ada, jual. Motor ada, jual. Mobil ada, jual. Semua dijual," ungkap Edwin.
Momen di mana Edwin sadar bahwa hartanya habis saat melihat kondisi rumah.
Baca Juga: Disebut Pelawak dengan Bayaran Termahal, Berapa Honor Bopak Castello Sekali Manggung?
"Kok rumahnya kosong? Mobilnya nggak ada?" kenang Edwin saat menyadari kondisinya.
Di titik itulah Edwin benar-benar tersentak dan mengakui kejatuhannya. Momen tersebut menjadi awal mula sang presenter memahami dirinya mengalami post-power syndrome.
"Di situ ya, 'Oh, ternyata aku selama ini nggak ngapa-ngapain, cuma merasa punya doang'," tuturnya.
Kini, Edwin mengaku telah belajar dari kesalahannya dan kembali menata hidup dengan bekerja keras, meyakini bahwa selalu ada jalan selama mau berusaha.
"Ya Alhamdulillah, akhirnya sadar itu salah, memperbaiki diri, nah dengan usaha lagi," ucapnya.
Melansir Halodoc, Post power syndrome adalah kondisi psikologis yang muncul ketika seseorang kehilangan jabatan atau kekuasaan yang sebelumnya dimilikinya.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan perasaan kehilangan, tidak berharga, dan disorientasi setelah memasuki masa pensiun.
Berita Terkait
-
Tak Lagi Sekedar Pelawak, Ini Rekam Jejak Narji yang Tekuni Bidang Pertanian
-
Berkemeja Putih di Reuni UGM, Roy Suryo Sindir Jokowi Post Power Syndrome: Masih Sok Menjabat!
-
Kisah Kadir: Ketika Panggung Komedi Berganti Jadi Etalase Digital di Usia Senja
-
Jalan Terjal Pemakzulan Gibran: Mungkinkah Para Jenderal Tumbangkan Dominasi Prabowo di Senayan?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Gerbang Setan, Film Horor Dibintangi Pelawak
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Hoaks Cerai Bikin Khawatir, Cita Citata dan Didi Mahardika Belum Berniat Tempuh Jalur Hukum
-
Panas! Eza Gionino Tonjok Roby Tremonti Jelang Adu Jotos di Atas Ring
-
Foto Editan Pakai Hijab Disebar sampai Dikira Mualaf, Tessa Kaunang Somasi Sandy Tumiwa
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina
-
Nostalgia di Netflix! Sinopsis Smallville: Kisah Masa Muda Clark Kent Sebelum Pakai Jubah Superman
-
Siapa Giorgia Andriani? Mantan Kekasih Adik Salman Khan yang Kini Jadi Sorotan Dunia Maya
-
Songbird: Ketika Cinta Terhalang Virus Covid Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Perempuan Ini 'Hadiahkan' Suaminya Seorang Santriwati Berusia 19 Tahun Jadi Istri ke-2
-
Disebut Punya 'Orang Kuat', Erin Taulany Diduga Intimidasi ART Agar Bungkam soal Kasus Penganiayaan
-
Dibocorkan Netizen, Sarwendah Dapat Omzet Rp1,43 Miliar dari Jualan di Live TikTok