- Band D'Masiv akan merilis album baru berbahasa Inggris. Album yang direkam di Los Angeles ini akan dirilis pada Januari 2026.
- Selain album, D'Masiv juga akan menggelar konser yang akan dimulai pada April 2026.
- Ini merupakan menjadi era baru D'Masiv karena pemilik hits "Cinta Ini Membunuhku" akan menjadi band independent.
Suara.com - Grup band D'Masiv resmi mengumumkan era baru dalam perjalanan karier mereka.
Tak hanya bersiap merilis album berbahasa Inggris yang digarap di Los Angeles, Rian Ekky Pradipta cs juga akan menggelar tur konser di empat kota besar Indonesia bertajuk "Harmony for Tomorrow".
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Cipete, Jakarta Selatan pada Selasa, 28 Oktober 2025, D'Masiv bersama promotor Makna Entertainment mengungkap bahwa tur ini akan menyambangi Medan (11 April 2026), Bandung (25 April 2026), Makassar (9 Mei 2026), dan Surabaya (23 Mei 2026).
"Ini akan menjadi era barunya D'Masiv. Kami menjadi band independen di awal tahun nanti," ujar Rian D'Masiv.
Tur ini bukan sekadar panggung musik biasa. Mengusung konsep "Harmony for Tomorrow", D'Masiv akan menyebarkan pesan positif melalui lima pilar utama: People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.
Salah satu wujud nyata dari pilar tersebut adalah keterlibatan musisi lokal.
D'Masiv membuka ajang "Talent Hunt" yang bekerja sama dengan Soundfren untuk mencari dua band lokal di setiap kota sebagai penampil pembuka.
"Kami penginnya ada regenerasi. Dulu kami lahir dari ajang pencarian bakat, jadi kami ingin memberikan kesempatan yang sama," kata Rian.
Tak hanya itu, konser ini juga akan berkolaborasi dengan desainer dan musisi tradisional setempat untuk menampilkan kekayaan budaya lokal di atas panggung.
Baca Juga: Manggung di Synchronize Fest 2025, D'Masiv Bawa Oleh-Oleh dari Los Angeles
Kejutan terbesar datang dari materi yang akan dibawakan. Selain hits lawas dan lagu-lagu yang jarang dimainkan, D'Masiv juga akan memperkenalkan karya terbaru dari album internasional mereka.
Album ini direkam di Los Angeles bersama produser dan engineer ternama yang pernah menangani Nirvana, Smashing Pumpkins, hingga Madonna.
"Kami baru saja pulang dari LA untuk merekam beberapa lagu baru berbahasa Inggris. Rencananya akan rilis Januari 2026," imbuh sang vokalis.
Promotor Makna Entertainment, Marco Tahitu, memastikan konser ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Dengan durasi lebih dari dua jam, penonton akan disuguhkan tontonan yang jauh berbeda dari penampilan reguler D'Masiv.
"Kami menghadirkan tur ini bukan sekadar untuk memberikan hiburan, tapi juga dampak yang positif dan experience yang tak terlupakan," ucap Marco.
Tiket konser "Harmony for Tomorrow" sudah bisa dibeli melalui Megatix.co.id dengan harga bervariasi, mulai dari Rp100 ribuan.
Tersedia pula tiket spesial seharga Rp1,5 juta yang memberikan akses backstage dan pengalaman menonton dari sisi panggung.
Berita Terkait
-
Manggung di Synchronize Fest 2025, D'Masiv Bawa Oleh-Oleh dari Los Angeles
-
D'Masiv Umumkan Rencana Rekaman Single Internasional di Amerika Serikat!
-
Soal Royalti di Kafe, Rian D'Masiv: Ini Aturan Lama, Kenapa Sekarang Ribut?
-
Momen Rian D'Masiv Ajak Anies Baswedan Nyanyi Bareng Sukses Bikin Ngakak
-
Rian D'Masiv Minta Promotor Konser Bayar Royalti ke LMK: Biar Gue dan yang Lain Kaya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim