- Tampil di Synchronize, Rian D'Masiv mengungkap bahwa mereka baru saja menyelesaikan rekaman album di LA.
- Penampilan D'Masiv di Synchronize kali ini dianggap lebih matang. Mereka mengaransemen ulang beberapa lagu.
- D'Masiv juga menunjukkan semangat regenerasi dengan berkolaborasi bersama musisi muda berbakat.
Suara.com - D'Masiv menjadi salah satu penampil di panggung Synchronize Fest 2025 di hari pertama, Jumat (3/10/2025).
Bukan hanya sekadar menyajikan lagu nostalgia, D'Masiv membawa oleh-oleh dari luar negeri.
D'Masiv menerangkan, mereka baru saja menyelesaikan proyek penting.
Pekerjaan tersebut dilakukan di Los Angeles, Amerika Serikat.
"Baru pulang dari Los Angeles. Habis rekaman," kata Rian D'Masiv di sela-sela penampilannya.
Kabar ini sekaligus menandai kembalinya D'Masiv ke panggung Synchronize Fest setelah tahun lalu absen.
Kembalinya mereka terasa lebih matang, dibuktikan dengan sejumlah kejutan di panggung.
Kejutan utama yang mereka bawa adalah keberanian dalam bereksperimen.
D'Masiv merombak beberapa lagu hitsnya dengan aransemen yang tak terduga.
Baca Juga: Sinkron dengan Kreativitas, Lion Parcel Ramaikan Synchronize Fest 2025
Seperti sentuhan musik dubstep atau EDM pada lagu "Semakin" dan aransemen baru untuk lagu "Apa Salahku".
Tak hanya itu, band yang telah berkarya selama 20 tahun ini juga menunjukkan semangat regenerasi dengan berkolaborasi bersama musisi muda berbakat.
"Kita enggak sendirian, dibantu musisi muda berbakat, Arti Kuryosuke," imbuh Rian.
Momen magis tercipta saat D'Masiv meminta penonton untuk menciptakan lautan cahaya di tengah gelapnya malam, membuktikan ikatan kuat mereka dengan para Masivers (sebutan penggemar D'Masiv).
"Teman-teman, karena malam ini bintangnya enggak ada, nyalain flash gerakin ke kanan kiri ya," pintanya yang langsung disambut lautan cahaya dari ponsel penonton.
Nuansa tersebut langsung terasa syahdu dengan lantunan lagu "Cinta Ini Membunuhku".
Single kenamaan D'Masiv tersebut juga menjadi penutup aksi panggung mereka di Synchronize Festival.
Berita Terkait
-
Sinkron dengan Kreativitas, Lion Parcel Ramaikan Synchronize Fest 2025
-
Dari Kolam Ikan sampai Suami Baru: Anisa dan Juwita Bahar Kuasai Panggung Synchronize Fest 2025
-
Daftar Line Up Synchronize Fest Hari Kedua, Ada Wali Band, AADC, Jamrud hingga Guruh Gipsy
-
Anisa x Juwita Bahar Bikin Penonton Synchronize Fest 2025 Bergoyang
-
The Cottons Menggebrak Synchronize Fest 2025 dengan Penampilan Provokatif
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak
-
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
-
Mimpi Buruk di Hari Bahagia: Pengantin Pria Lari Tinggalkan Istri Saat Doa Nikah Berlangsung
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta