-
Peran film jadi refleksi pernikahan Angga dan Shenina di dunia nyata.
-
Belajar pentingnya hadapi masalah rumah tangga bersama tanpa meninggalkan satu sama lain.
-
Dialog film memicu obrolan mendalam tentang komitmen untuk selalu bersama.
Suara.com - Mendalami peran sebagai pasangan suami istri muda dalam film 'Dopamin' rupanya meninggalkan kesan mendalam bagi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon di kehidupan nyata.
Keduanya mengaku menjadikan problematika karakter yang mereka mainkan sebagai bahan refleksi untuk mengarungi bahtera rumah tangga mereka sendiri.
Bagi Angga Yunanda, aktor kelahiran Lombok 16 Mei 2000, kisah Alya dan Malik yang penuh kekacauan di luar dugaan menjadi cermin berharga.
"Ya, pasti jadi bahan refleksi banget sih untuk kami berdua. Apalagi kan Shenina-Angga, Alya-Malik tuh sama-sama baru memulai hidup baru juga. Bisa dibilang, di dunia pernikahan yang ternyata sangat chaos di luar perkiraan mereka, gitu," ungkap Angga Yunanda.
Pengalaman berlakon di film tersebut memberikan perspektif baru bagi aktor berusia 25 tahun itu, tentang kemungkinan tak terduga dalam sebuah pernikahan.
"Jadi kita sebagai, ya pasutri baru di dunia nyata juga, jadi punya perspektif baru juga gitu. Kalau ternyata, bisa aja ya, Malik dan Alya ini, mungkin kejadian gitu. Ini jadi refleksi kami berdua untuk harus bisa selalu bareng-bareng, bersama, di saat apapun yang akan terjadi di masa mendatang, gitu," sambung Angga Yunanda.
Serupa dengan sang suami, Shenina Cinnamon juga memetik pelajaran penting dari dinamika hubungan karakter yang diperankannya.
Aktris kelahiran 1 Februari 1999 itu berharap agar konflik pelik yang dialami Alya dan Malik tidak menimpa rumah tangganya.
"Kalau aku sih kebayangnya, amit-amit, apa yang terjadi di Malik dan Alya, semoga tidak terjadi di aku dan Angga juga di kehidupan nyata gitu," ujar Shenina.
Baca Juga: Unfollow 400 Akun Demi Shenina Cinnamon, Alasan Angga Yunanda Bikin Geleng-Geleng
Meski begitu, Shenina sangat mengagumi cara Alya dan Malik dalam menghadapi masalah, yakni dengan tidak pernah meninggalkan satu sama lain.
"Tapi di luar dari itu, aku sangat suka dengan cara Malik dan Alya menyelesaikan masalah. Mereka tuh nggak pernah ninggalin satu sama lain," tambahnya.
Hal ini mendorongnya untuk berkomitmen menerapkan prinsip serupa dalam pernikahannya, yaitu selalu mengedepankan diskusi yang berdampak.
"Jadi aku selalu berefleksi bahwa, oke, next time kalau aku sama Angga juga ada masalah, kami harus ngobrol, kami harus ada satu sama lain, nggak pernah ninggalin, dan gimana caranya diskusinya itu selalu apa ya, berdampak gitu. Jadi nggak cuma berantem-berantem doang, tapi nggak ada isinya, gitu," tutur Shenina.
Bahkan, terdapat satu dialog dalam film yang begitu membekas hingga menjadi bahan obrolan mendalam antara dirinya dan Angga di rumah.
"Kalian tahu kan, scene yang di trailer, yang aku ngomong kayak, 'Kalau misalnya ada sesuatu yang terjadi, jangan pernah tinggalin aku.' Itu tuh sampai kebawa ke rumah gitu. Jadi, kayak di rumah tuh, kami ngobrol," katanya.
Dialog sederhana itu ternyata memicu perbincangan serius tentang komitmen untuk selalu bersama, dalam menghadapi cobaan seberat apapun.
"Itu tuh jadi obrolan banget sama kami. Jadi kami pulang itu kayak, 'Ih ternyata satu line ini sangat berpengaruh ya.' Kayak itu bisa banget jadi deep talk buat kami juga bahwa, 'Oh iya ya, emang apapun yang terjadi, masalahnya seberat apapun, sebisa mungkin kami harus ada untuk satu sama lain, nggak pernah ninggalin'," pungkas Shenina.
Berita Terkait
-
Bisa Jadi Inspirasi, Ini Wedding Dress Artis Tercantik di 2025!
-
Romantis tapi Kocak! Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Hanya Saling Follow di Instagram
-
Angga Yunanda Punya Cara Jitu Luluhkan Shenina Cinnamon Saat Marah, Kuncinya di Tempat Tidur
-
Bukan Orang Ketiga, Ini Ketakutan Terbesar Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon dalam Pernikahan
-
Shenina Cinnamon Akui Sudah Siap Punya Anak, Singgung Nasib Karier di Masa Depan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis