Suara.com - Direktur PT Melani Citra Permata (Mecimapro) Fransiska Dwi Melani, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penggelapan dana investor konser TWICE pada Desember 2023 lalu.
Sosok dibalik perusahaan promotor musik industri hiburan Korea itu kini ditahan penyidik usai laporan dari PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) selaku investor acara.
Nama Mecimapro tentunya sudah tidak asing lagi di kalangan para pencinta K-Pop di Indonesia.
Perusahaan promotor musik itu kerap mendatangkan idol K-Pop yang menggelar konser di Indonesia.
Profil Mecimapro
Melansir dari situs resmi mecimapro.com, Mecimapro merupakan salah satu perusahaan promotor musik paling aktif di Indonesia yang berspesialisasi dalam industri hiburan Korea.
Sejak didirikan pada tahun 2015, Mecimapro telah sukses mengundang musisi dan aktor Korea ke Jakarta.
Sebagai promotor musik dan hiburan Korea terkemuka di Indonesia, Mecimapro memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi penggemar K-Pop.
Perusahaan ini secara konsisten menggelar berbagai acara spektakuler, mulai dari konser besar, fan meeting, festival budaya, hingga event eksklusif yang mempertemukan artis Korea ternama dengan penggemar mereka secara langsung.
Baca Juga: Kronologi Penggelapan Dana Konser Twice, Mecimapro Tak Kembalikan Modal dan Untung Sejak 2023
Dengan keahlian dalam manajemen acara berskala internasional, Mecimapro dikenal sebagai promotor yang profesional, inovatif, dan cukup terpercaya.
Setiap proyek yang digarap tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan semata, tetapi juga menciptakan pengalaman emosional yang berkesan bagi setiap penggemar.
Kontroversi Mecimapro
Meski dikenal sebagai salah satu promotor terbesar yang membawa banyak artis Korea ke Indonesia, Mecimapro juga tak lepas dari sejumlah kontroversi yang membuat penggemar kecewa.
Berikut rangkuman beberapa masalah yang sempat mencoreng reputasi promotor ini sepanjang kiprahnya di industri hiburan:
Konser BIGBANG MADE World Tour (2015)
Berita Terkait
-
Direktur Mecimapro Ditahan, Ini Kronologi Kasus Penipuan Konser TWICE Puluhan Miliar
-
Kasus Penggelapan Dana Konser TWICE, Komunikasi Investor dengan Bos Mecimapro Buntu Sejak Tahun Lalu
-
Skandal Konser TWICE di Jakarta: Bos Promotor Mecimapro Ditahan! Investor Merasa Tertipu?
-
Promotor Konser Twice Ditahan, Peluang Damai Ada Asalkan Kembalikan Modal dan Untung
-
Bos Promotor Mecimapro Ternyata Sudah Sebulan Ditahan, Imbas Kasus Penggelapan Dana Konser Twice
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan