-
Fransiska Melani, bos Mecimapro, ditetapkan sebagai tersangka penggelapan dana konser TWICE 2023 milik PT Media Inspirasi Bangsa (MIB).
-
PT MIB mengaku tak menerima pengembalian modal dan bagi hasil meski konser telah selesai dua tahun lalu.
-
Upaya komunikasi dan somasi berulang kali diabaikan oleh pihak Mecimapro tanpa tanggapan resmi.
Suara.com - Bos Mecimapro, Fransiska Melani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana konser Twice pada Desember 2023 di Jakarta.
Uang tersebut adalah milik PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) yang diinvestasikan untuk acara tersebut.
Merujuk pada perjanjian kerjasama, Mecimapro sebagai penyelenggara akan mengembalikan modal dan bagi hasil usai konser.
Namun selama dua tahun ini, PT MIB uang tak kunjung menerima uang tersebut.
Pihak PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) mengaku telah berulang kali mencoba berkomunikasi, namun selalu menemui jalan buntu.
Upaya komunikasi tersebut sudah dimulai sejak tahun 2024, setahun setelah konser TWICE selesai digelar.
"Di 2024 pernah beberapa kali dilakukan komunikasi oleh PT MIB. Namun tidak mendapat respon yang positif," ungkap Aldi saat dihubungi Suara.com pada Kamis (30/10/2025).
Karena komunikasi langsung tidak membuahkan hasil, pihak PT MIB pun menaikkan level upayanya dengan mengirimkan surat peringatan hukum atau somasi.
Tak tanggung-tanggung, somasi dilayangkan beberapa kali sebelum laporan polisi dibuat pada Januari 2025.
Baca Juga: Indra Lesmana Kritik Festival Jazz yang Tak Lagi Nge-Jazz, Promotor: Ini Siasat Agar Tetap Hidup
"Kami juga sudah mengirimkan somasi beberapa kali dan klarifikasi semua kita kirimkan," jelasnya.
Sayangnya, seluruh upaya tersebut seolah tak dianggap.
Aldi menegaskan, surat somasi yang mereka kirimkan tidak pernah mendapatkan balasan resmi dari pihak Mecimapro.
"Tidak pernah mendapatkan respon dari pihak Mecima. Somasi kami juga belum pernah dibalas," tutur Aldi.
Mengenai apakah ada respons pribadi dari Melani ke kliennya, Aldi tak mengetahui.
Namun jika berdasar pada somasi, seperti yang dikatakan, pihaknya belum mendapatkan respons.
"Artinya dari Melani belum memberikan tanggapan apa bentuk pertanggungjawabannya sih gitu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Promotor Konser Twice Ditahan, Peluang Damai Ada Asalkan Kembalikan Modal dan Untung
-
Bos Promotor Mecimapro Ternyata Sudah Sebulan Ditahan, Imbas Kasus Penggelapan Dana Konser Twice
-
Kronologi Penggelapan Dana Konser Twice, Mecimapro Tak Kembalikan Modal dan Untung Sejak 2023
-
Bos Mecimapro Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Terkait Kasus Penggelapan Dana Konser TWICE
-
Cerita Ravel Junardy Perdana bikin Konser, Modalnya Cuma Nekat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan