-
Anggota DPRD Langkat M. Rizki Rifai viral setelah terekam berjoget di kapal pinisi mewah.
-
Video memicu perdebatan warganet soal etika pejabat dan gaya hidup mewah.
-
Beberapa netizen membela penggunaan dana pribadi, namun banyak yang menyoroti tanggung jawab sosial wakil rakyat.
Suara.com - Jagat maya tengah dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan gaya hidup seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sosok tersebut adalah M. Rizki Rifai, yang terekam asyik berjoget di atas kapal pinisi mewah.
Video tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh berbagai akun media sosial. Salah satunya oleh akun Instagram @/seputar_langkat pada 22 Oktober 2025 lalu.
Dalam klip yang beredar, M. Rizki Rifai yang merupakan politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu terlihat joget, menikmati alunan musik.
Ia tampil santai mengenakan kaus putih yang dipadukan dengan celana berwarna senada, serta kacamata hitam yang membuatnya terlihat modis.
Tak sendirian, Rifai tampak berpesta bersama sejumlah pria dan wanita lain yang juga kompak mengenakan pakaian serba putih, menambah kesan eksklusif pada acara tersebut.
Sontak, video ini memantik perdebatan sengit di kalangan warganet.
Banyak yang mempertanyakan etika seorang wakil rakyat yang memamerkan gaya hidup mewah di tengah kondisi masyarakat yang mungkin sedang sulit.
Sebagian warganet mencoba membela, beranggapan hal itu tidak menjadi masalah selama sang anggota dewan menggunakan dana pribadi.
"Selagi pakai uang sendiri, masalahnya dimana?" tanya seorang warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Komisioner KPU Kena Sanksi Jet Pribadi: DPR Turun Tangan, Ini yang akan Dilakukan!
Namun, argumen tersebut langsung dibantah oleh warganet lain yang menyoroti soal etika dan citra seorang pejabat publik. Akun pengunggah video pun turut memberikan tanggapan.
"Etika saja, sudah banyak kejadian di DPR Pusat," jawab admin akun tersebut.
Komentar pedas lainnya menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, fokus utama seharusnya adalah melayani masyarakat, bukan berpesta pora.
"Mau pun uang pribadi, ingat, dia itu wakil rakyat. Fokus sama rakyat, bukan pesta," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Gerindra Bergerak: Status Rahayu Saraswati di DPR Ditentukan Ulang?
-
Dasco Beberkan Alasan MKD DPR Tolak Mundurnya Rahayu Saraswati
-
Rahayu Saraswati Tetap Wakil Ketua Komisi VII DPR Usai Putusan MKD, Begini Kata Dasco
-
Dasco Terima Kunjungan Abu Bakar Ba'asyir di DPR, Apa Saja yang Dibahas?
-
Status Uya Kuya di DPR Usai 2 Bulan Dinonaktifkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan