-
Mantan karyawan Ashanty ditahan atas kasus penggelapan dana dan pemalsuan dokumen.
-
Pengacara mengajukan penangguhan penahanan jelang sidang pada 6 November 2025.
-
Alasannya agar Ayu bisa fokus pada persidangan dan mengawal laporannya.
Suara.com - Mantan karyawan Ashanty, Ayu Chairun Nurisa sudah ditahan di Polres Tangerang Selatan.
Ia menjadi tersangka atas kasus penggelapan dana perusahaan Ashanty dan pemalsuan dokumen.
Kasus ini pun akan disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang pada 6 November 2025.
Jelang sidang, pengacara Ayu Chairun Nurisa, Stifan Heriyanto mengajukan penangguhan penahanan.
Langkah ini diambil bukan tanpa dasar. Stifan Heriyanto menjelaskan, permintaan tersebut dijamin oleh peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Menurutnya, ada yurisprudensi dan aturan hukum yang memungkinkan proses pidana ditangguhkan apabila ada proses perdata yang sedang berjalan secara bersamaan.
"Memang sudah ada aturan menurut undang-undang. Ada Perma, ada SEMA, ada yurisprudensi, yang mana bila ada proses keperdataan yang sedang berlangsung, maka proses pidananya itu ditangguhkan terlebih dahulu," ujar Stifan Heriyanto saat ditemui di Jakarta Barat pada Selasa, 4 November 2025.
Selain alasan yuridis, ada urgensi personal yang mendorong Ayu untuk meminta penangguhan penahanan.
Saat ini, ia ingin memfokuskan seluruh energi dan pikirannya untuk menghadapi persidangan yang akan segera bergulir.
Baca Juga: Eks Karyawan Ashanty Mau Umrah Saat Diperiksa Sebagai Tersangka, Pengacara Siapkan Surat Pencekalan
"Ayu ingin fokus dulu sama perkara dia terkait persidangan. Makanya kalau bisa keluar, supaya bisa fokus di persidangan nanti," tutur Stifan.
Selain untuk fokus pada sidang, Ayu juga berharap dapat mengawal langsung laporan-laporan polisi yang telah ia buat terhadap pihak lawan.
"Untuk supaya dia ingin fokus terhadap persidangan nanti di PN-nya dan juga mengawal laporan dia yang sudah ada," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Di Balik Jeruji Besi, Eks Karyawan Ashanty Akhirnya Akui Gelapkan Uang Perusahaan
-
Dijebloskan ke Penjara oleh Ashanty, Eks Karyawan Titip Pesan Penting dari Balik Jeruji Besi
-
Eks Karyawan Ashanty Resmi Ditahan Sebagai Tersangka Penggelapan dan Pemalsuan Data
-
Ayu Chairun Nurisa Bantah Tudingan Umrah buat Kabur dari Pemeriksaan Tersangka
-
Reaksi Ayu eks Karyawan Ashanty soal Hubungan dengan Terduga Pelaku Penipu Umrah
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini