-
Deddy Corbuzier menyoroti perubahan tujuan kebahagiaan, di mana banyak orang kini lebih ingin terlihat lebih bahagia daripada orang lain, terutama karena pengaruh media sosial.
-
Media sosial dianggap memicu ilusi kebahagiaan, membuat orang terjebak dalam kompetisi dan perbandingan yang tak berujung.
-
Bersama Ustaz Felix Siauw, ia menekankan pentingnya empati, karena hilangnya empati dan kebiasaan membandingkan diri menjadi “pembunuh kebahagiaan”.
Suara.com - Deddy Corbuzier melontarkan kritik tajam mengenai fenomena kebahagiaan di era media sosial saat ini.
Menurutnya, banyak orang kini tidak lagi mencari kebahagiaan yang sesungguhnya untuk diri mereka sendiri.
Dalam diskusinya bersama Ustaz Felix Siauw, ia menyebut bahwa tujuan banyak orang telah bergeser.
Alih-alih merasa cukup dan bahagia, mereka justru sibuk membandingkan diri dan ingin terlihat lebih bahagia daripada orang lain.
"Masalahnya adalah kita nggak mau bahagia, kita mau lebih bahagia dari orang lain," tegas Deddy Corbuzier dalam video yang tayang Sabtu, 15 November 2025.
Ia menambahkan bahwa media sosial menjadi pemicu utama masalah tersebut.
Apa yang ditampilkan orang lain di dunia maya seringkali tidak merepresentasikan kebahagiaan yang sebenarnya.
"Masalahnya lagi adalah, bahwa orang lain itu biasanya terlihat lebih bahagia dibandingkan aslinya di sosial media," jelasnya.
Fenomena ini, lanjut Deddy, membuat banyak orang terjebak dalam lingkaran iri dan kompetisi tanpa akhir.
Baca Juga: Vidi Aldiano Menangis Baca Dukungan Publik Usai Putuskan Rehat
Ustaz Felix Siauw pun menimpali bahwa kondisi ini muncul karena hilangnya rasa empati dalam masyarakat.
Menurutnya, peradaban tidak bisa dibangun tanpa adanya empati antar sesama.
"Tidak ada satu peradaban yang bisa dibangun tanpa empati," ujar Felix Siauw.
Pada akhirnya, mereka sepakat bahwa kebiasaan membanding-bandingkan diri adalah "pembunuh kebahagiaan" yang membuat seseorang tidak akan pernah merasa puas.
Berita Terkait
-
Riyuka Bunga Pamer Mesra dengan Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa: Samawa
-
Apa Agama King Aloy Sekarang? Gara-Gara Hadiah dari Deddy Corbuzier Jadi Terungkap
-
Deddy Corbuzier Ungkap Alasan Tak Buat Video Klarifikasi Perceraian, Sindir Pakar Ekspresi
-
Disuruh 'Tebalkan Dompet' Usai Pisah, Sabrina Chairunnisa Tegaskan Biasa Beli Apapun Sendiri
-
Dilema Deddy Corbuzier, Pilih Ummy Quary atau Riyuka Bunga?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru