- Pelajar MTs, Arianto Tawakal, meninggal dunia setelah dipukul helm oleh oknum Brimob di Tual, Maluku.
- Insiden terjadi di ruas jalan kawasan RSUD Maren pada Kamis pagi, 19 Februari 2026, saat korban berkendara motor.
- Keluarga korban menuntut oknum anggota Brimob Pelopor C tersebut diproses hukum atas tindakan fatal itu.
Suara.com - Seorang pelajar Mts, Arianto Tawakal meninggal dunia usai dihantam helm oleh oknum Brimob di Tual, Maluku.
insiden bermula saat korban, Arianto Tawakal mengendarai motor bersama kakaknya di ruas jalan kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku.
Tanpa adanya peringatan apapun, seorang oknum aparat tiba-tiba melakukan tindakan yang sangat anarkis.
"Oknum Brimob itu melompat dan memukul adik saya pakai helm," kata NK seperti dalam keterangan di laman Instagram @mangentemaluku pada Jumat, 20 Februari 2026.
Pukulan itu membuat Arianto seketika kehilangan kendali atas motornya.
Remaja 14 tahun itu jatuh tersungkur dan sempat terseret beberapa meter di atas kerasnya jalanan aspal.
Akibat kejadian itu, korban mengalami pendarahan yang sangat hebat keluar dari bagian mulut dan hidungnya.
Selain pendarahan, terdapat luka akibat benturan sangat keras pada bagian belakang kepala Arianto yang fatal.
Sayangnya, nyawa Arianto Tawakal tak tertolong. Siswa kelas IX MTsN Maluku Tenggara ini meninggal dunia pada Kamis pagi, 19 Februari 2026.
Baca Juga: Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
Saat ini keluarga menuntut agar oknum anggota Brimob Pelopor C tersebut segera diproses secara hukum.
Kronologi kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa itu bertepatan dengan pantauan anggota Brimob terkait balapan liar.
Saat Arianto Tawakal melintas, ia diduga terlibat aktivitas balap liar tersebut.
Tapi NK, kakak korban mengatakan keberadaan mereka disana hanya sekadar lewat. Bukan untuk ikut-ikutan balap liar.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Ada Rezeki Rp300 Ribu, Warga Sumenep Jatim Sampai Booking Tempat Tarawih dari Siang!
-
Viral, 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps Rumah Jokowi
-
Viral Wanita Dijemput Pemerintah Malaysia Karena Hidup Susah di Indonesia, Begini Kisah Lengkapnya
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12