Entertainment / Gosip
Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:23 WIB
Remaja 14 tahun meninggal dunia setelah dihantam hHelm olehi oknum Brimob di Tual, Maluku. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Pelajar MTs, Arianto Tawakal, meninggal dunia setelah dipukul helm oleh oknum Brimob di Tual, Maluku.
  • Insiden terjadi di ruas jalan kawasan RSUD Maren pada Kamis pagi, 19 Februari 2026, saat korban berkendara motor.
  • Keluarga korban menuntut oknum anggota Brimob Pelopor C tersebut diproses hukum atas tindakan fatal itu.

Suara.com - Seorang pelajar Mts, Arianto Tawakal meninggal dunia usai dihantam helm oleh oknum Brimob di Tual, Maluku.

insiden bermula saat korban, Arianto Tawakal mengendarai motor bersama kakaknya di ruas jalan kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku.

Tanpa adanya peringatan apapun, seorang oknum aparat tiba-tiba melakukan tindakan yang sangat anarkis.

"Oknum Brimob itu melompat dan memukul adik saya pakai helm," kata NK seperti dalam keterangan di laman Instagram @mangentemaluku pada Jumat, 20 Februari 2026.

Pukulan itu membuat Arianto seketika kehilangan kendali atas motornya.

Remaja 14 tahun itu jatuh tersungkur dan sempat terseret beberapa meter di atas kerasnya jalanan aspal.

Akibat kejadian itu, korban mengalami pendarahan yang sangat hebat keluar dari bagian mulut dan hidungnya.

Selain pendarahan, terdapat luka akibat benturan sangat keras pada bagian belakang kepala Arianto yang fatal.

Sayangnya, nyawa Arianto Tawakal tak tertolong. Siswa kelas IX MTsN Maluku Tenggara ini meninggal dunia pada Kamis pagi, 19 Februari 2026. 

Baca Juga: Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara

Saat ini keluarga menuntut agar oknum anggota Brimob Pelopor C tersebut segera diproses secara hukum.

Kronologi kejadian 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa itu bertepatan dengan pantauan anggota Brimob terkait balapan liar.

Saat Arianto Tawakal melintas, ia diduga terlibat aktivitas balap liar tersebut.

Tapi NK, kakak korban mengatakan keberadaan mereka disana hanya sekadar lewat. Bukan untuk ikut-ikutan balap liar.

Load More