-
Hanung Bramantyo pernah mendapat ancaman serius—mulai dari mobil dipecahkan hingga hampir dipenjara—akibat film-film bernuansa kritik sosial seperti Tanda Tanya, Soekarno, dan Cinta Tapi Beda.
-
Tekanan tersebut membuat istrinya memberi peringatan keras, meminta Hanung berhenti membuat karya berisiko demi keluarga.
-
Setelah vakum, Hanung kembali mengangkat isu sensitif lewat film Gowok dan Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi, sebagai bentuk keresahan terhadap peristiwa era 1960-an.
Suara.com - Sutradara Hanung Bramantyo dikenal kerap menyelipkan kritik sosial dalam karya-karya filmnya.
Namun, keberaniannya itu sempat membuatnya mengalami berbagai ancaman, mulai dari nyaris dipenjara hingga kaca mobil dipecahkan massa.
Salah satunya terjadi ketika dia menyutradarai film Tanda Tanya.
"Saya membuat film Tanda Tanya, di tiga tempat saya digeruduk massa. (Kaca) mobil saya dipecah. Serangan mereka sudah masuk ke wilayah domestik," kata Hanung dalam konferensi pers di daerah Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat, 21 November 2025.
Puncak tekanan terjadi saat Hanung menggarap film Soekarno, yang membuatnya nyaris masuk penjara.
"Puncaknya adalah ketika saya membuat film Soekarno. Saya nyaris masuk penjara. Saya di-BAP di Mabes, berseberangan dengan teroris. Jadi terorisnya di-BAP, saya juga di-BAP. Bedanya dia ngebom, saya bikin film. Saya baru sadar bahwa ternyata film itu seberbahaya ngebom," kenang Hanung.
"Terus saya bikin film Cinta Tapi Beda, hanya bikin film cinta beda agama saja, saya dipolisikan. Sudah tuh, selesai itu," tambahnya.
Rentetan masalah tersebut membuat Hanung mendapat teguran keras dari sang istri, Zaskia Adya Mecca.
"Ya warning terakhir dari istri saya, 'Udah, kalau kamu aneh-aneh, mendingan kamu jomblo aja. Kalau kamu jomblo silakan. Tapi ini ada anak-anak kamu', waktu itu saya punya empat anak," ungkap Hanung.
Baca Juga: Anak Zaskia Adya Mecca Masih Trauma Berat Usai Saksikan Pemukulan, Kini Tak Mau Berangkat Sekolah
Setelah sempat vakum membuat film bertema kritik sosial, Hanung kembali menggarap karya yang menyinggung isu-isu sensitif lewat Gowok dan kini Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi.
Film Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi merupakan bentuk kemarahan serta keresahannya terhadap peristiwa yang terjadi pada era 1960-an.
Film ini terinspirasi dari berbagai cerita rakyat dan teori seputar peristiwa Gerakan 30 September.
Berita Terkait
-
Ipar Adalah Maut The Series Suguhkan Adegan Vulgar Berjilbab di TV Nasional, KPI Diam?
-
Komentar Hanung Bramantyo soal Kepsek Tampar Murid Bikin Anaknya Balik Bertanya
-
Terungkap Alasan Zaskia Adya Mecca Tak Unggah Foto TNI yang Pukul Karyawannya
-
Kawal Kasus Oknum TNI Pukul Karyawan, Zaskia Mecca dan Hanung Batal Kunjungi Mesjid Al Aqsa
-
Ipar Adalah Maut Tayang Jadi Series, MDTV Gandeng Netflix
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack