- Film To Catch a Killer disutradarai Damián Szifron dan dibintangi Woodley serta Mendelsohn, tayang 29 November 2025 di Trans TV.
- Cerita fokus pada pembantaian 29 orang oleh penembak jitu di Baltimore, di mana polisi patroli Eleanor Falco dilibatkan.
- Film ini menampilkan studi karakter mendalam mengenai trauma dan birokrasi, didukung akting kuat dari pemeran utamanya.
Suara.com - Bagi penggemar genre crime-thriller prosedural yang merindukan nuansa gelap ala The Silence of the Lambs atau Se7en, film To Catch a Killer hadir sebagai pengobat rindu yang solid.
Disutradarai oleh sineas asal Argentina, Damián Szifron, yang sebelumnya mengguncang dunia lewat Wild Tales , film ini menandai debut penyutradaraan berbahasa Inggrisnya dengan menggandeng bintang papan atas: Shailene Woodley dan Ben Mendelsohn.
Bukan sekadar film aksi tembak-menembak, To Catch a Killer menawarkan studi karakter yang mendalam tentang trauma dan birokrasi kepolisian yang rumit.
Trans TV pada Sabtu (29/11/2025) malam ini akan menayangkan film yang dirilis pada 2023 ini. Sebelum Anda meyaksikan filmnya, berikut kami sajikan sinopsisnya.
Sinopsis: Teror di Malam Tahun Baru
Cerita bermula di Baltimore pada malam pergantian tahun.
Di tengah riuh pesta kembang api, seorang penembak jitu (sniper) yang tak terlihat membantai 29 orang secara acak dari gedung tinggi.
Tidak ada jejak, tidak ada motif yang jelas, dan tidak ada tuntutan.
Di tengah kekacauan tersebut, Eleanor Falco (diperankan oleh Shailene Woodley), seorang petugas polisi patroli yang memiliki masa lalu bermasalah dan catatan psikologis yang buruk, justru menunjukkan ketenangan dan insting tajam yang tidak dimiliki rekan-rekannya.
Baca Juga: Tayang Hari Ini, Film Air Mata Mualaf Sajikan Kisah Haru Pencarian Hidayah dan Konflik Batin
Kemampuannya menarik perhatian Geoffrey Lammark (Ben Mendelsohn), kepala penyidik FBI yang memimpin kasus tersebut.
Lammark merekrut Eleanor menjadi "penghubung" dalam timnya, meyakini bahwa jiwa Eleanor yang "rusak" adalah kunci untuk memahami psikologis si pembunuh yang mereka buru.
Bersama-sama, mereka berpacu dengan waktu untuk menangkap pembunuh tersebut sebelum pembantaian berikutnya terjadi, sambil melawan birokrasi politik yang justru menghambat penyelidikan.
Atmosfer Kelam dan Akting Memukau
Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada atmosfer dan performa para aktornya.
Shailene Woodley berhasil keluar dari bayang-bayang peran remajanya (seperti di Divergent atau The Fault in Our Stars).
Ia memerankan Eleanor dengan kerentanan yang nyata. Eleanor bukanlah "super-cop"; dia adalah individu yang hancur, namun justru kehancuran itulah yang membuatnya mampu berpikir seperti monster yang ia buru.
Woodley juga bertindak sebagai produser dalam film ini, menunjukkan dedikasinya pada materi cerita.
Ben Mendelsohn, yang sering kali berperan sebagai penjahat (seperti di Rogue One atau Ready Player One), kali ini bersinar sebagai figur otoritas yang kompeten namun frustrasi.
Chemistry antara Woodley dan Mendelsohn sebagai "jantung" dari film ini.
Hubungan mereka bukan romantis, melainkan mentor dan anak didik yang saling menghormati di tengah sistem yang korup.
Tanpa memberikan spoiler berlebih, penampilan Ralph Ineson sebagai antagonis utama mendapatkan pujian khusus.
Karakter pembunuh di sini tidak digambarkan sebagai penjahat kartun, melainkan sosok yang lahir dari keterasingan sosial dan kegagalan sistem, membuat penonton merasa ngeri sekaligus iba.
Szifron berhasil membawa gaya visual yang tajam. Adegan pembuka film ini dianggap sebagai salah satu pembukaan film thriller paling intens di tahun 2023.
Ia tidak hanya fokus pada "siapa pelakunya", tetapi "mengapa" dan "bagaimana" masyarakat menciptakan monster tersebut.
Meskipun beberapa kritikus merasa babak ketiga film ini sedikit terburu-buru dibandingkan paruh awalnya yang slow-burn, To Catch a Killer tetap menjadi tontonan wajib bagi pecinta misteri.
Film ini adalah pengingat bahwa terkadang, dibutuhkan seseorang yang pernah terluka untuk mengenali luka orang lain.
Jika Anda mencari film yang menegangkan, cerdas, dan didukung akting kelas A, To Catch a Killer adalah pilihan tepat untuk daftar tontonan akhir pekan Anda.
Berita Terkait
-
Tayang Hari Ini, Film Air Mata Mualaf Sajikan Kisah Haru Pencarian Hidayah dan Konflik Batin
-
Men in Black 3: Agen J Melompat ke Tahun 1969 untuk Selamatkan Agen K, Malam Ini di Trans TV
-
Film Exorcist Terbaru Lagi Dipersiapkan, Scarlett Johansson Jadi Bintangnya
-
Salt Malam Ini di Trans TV: Angelina Jolie Jadi Angen CIA di Tengah Aksi Spionase Penuh Adrenalin
-
Review Film Keadilan: Cerita Solid, Eksekusi Setengah Matang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Heboh Perang AS - Israel vs Iran Dikaitkan dengan Hadis Dajjal, Angka 70 Ribu Jadi Sorotan
-
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Akur Lagi, Nama Nanda Zhafira Ramai Disebut di Kolom Komentar
-
Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya
-
Bintangi Film Setannya Cuan, Ben Kasyafani Sempat 10 Kali Ulang Adegan di Tengah Hujan
-
Angkat Kearifan Lokal, Film Timun Mas in Wonderland Siap Hadir di Bioskop
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon