- Film Ozora siap merambah pasar luar negeri.
- Sang sutradara, Anggy Umbara menyebut ada tiga negara yang akan menayangkan film yang disutradarainya.
- Negara tersebut adalah Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Suara.com - Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Tanah Air. Sinema yang mengangkat kisah nyata tragis, Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, dipastikan tidak hanya akan menghiasi layar lebar di Indonesia.
Film yang disutradarai Anggy Umbara ini siap menembus pasar internasional mulai tahun depan. Rencananya, film ini akan tayang di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Kepastian ekspansi penayangan ini diumumkan langsung oleh sang sutradara, Anggy Umbara.
"Salah satu film kami, Ozora, dan ada dua film lagi ke depannya," kata Anggy Umbara di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025).
Kerja sama lintas negara ini difokuskan pada aspek distribusi.
Pihak mitra asing akan memegang kendali penuh atas peredaran film tersebut di wilayah yang telah disepakati, memastikan karya ini dapat diakses oleh audiens yang lebih luas.
"Penandatanganan tadi adalah kerja sama untuk pendistribusian yang akan mereka pegang di Asia Tenggara. Kami fokus ke Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, yang akan tayang 29 Januari 2026 di sana," imbuh Anggy menjelaskan detail tanggal penayangan.
Menariknya, ada alasan sosiologis yang kuat mengapa Malaysia sangat berminat menayangkan film ini.
Isu penindasan dan penyalahgunaan wewenang ternyata menjadi topik yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat di Negeri Jiran.
Baca Juga: Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Diangkat dari Kisah Nyata!
"Untuk film Ozora, karena mereka relate," jelas sang sutradara.
"Kejadian seperti ini banyak terjadi di sana, tapi tidak pernah bisa speak up karena privilege. Kekuasaan di sana lebih tertutup daripada di sini. Jadi mereka berharap film ini bisa menjadi campaign terhadap bullying atau penganiayaan yang terjadi di sana atas nama power abuse," imbuhnya menjelaskan.
Secara garis besar, film ini memotret kronologi kelam yang menimpa remaja bernama David Ozora atau yang akrab disapa Wareng.
Ia menjadi korban penganiayaan sadis oleh pemuda bernama Dennis hingga harus mengalami koma panjang di rumah sakit.
Alur cerita kemudian menyoroti perjuangan gigih sang ayah, Jonathan. Ia tak gentar menghadapi tembok kekuasaan demi menuntut keadilan bagi putranya dan menyeret pelaku ke ranah hukum yang setimpal.
Film drama kriminal ini didukung oleh deretan aktor dan aktris papan atas Indonesia.
Nama-nama besar seperti Chicco Jerikho, Muzakki Ramdhan, Erdin Werdyana, Tika Bravani, Donny Damara, Annisa Kaila, hingga aktor senior Mathias Muchus turut ambil bagian dalam proyek ini.
Bagi penonton di Tanah Air, Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel akan tayang lebih awal pada 4 Desember 2025.
Sementara itu, publik di Malaysia, Singapura, dan Brunei baru bisa menyaksikannya pada 29 Januari 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Diangkat dari Kisah Nyata!
-
Kisah David Ozora Jadi Film, Jonathan Latumahina: Kesempatan Buat Orang Tahu Semua Kejadiannya
-
Kasus Nyata penganiayaan David Ozora Difilmkan Nih!
-
Kelakar Jonathan Latumahina Usai Lihat Chicco Jerikho Jadi Dirinya di Film 'Ozora'
-
Diangkat dari Kisah Nyata, Chicco Jerikho Bintangi Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Temani Wisuda di Amerika, Jerome Polin Go Public dengan Gracia Caroline
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Dikenal Couple Goals, Vilmei Resmi Umumkan Putus dari Willie Salim Setelah 6 Tahun Bersama
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini
-
Tribute to Erros Djarot Jadi Momen Spesial di Java Jazz Festival 2026, Penonton Diajak Bernostalgia
-
Bahas Risiko Diamuk Massa, Mahalini Tolak Permintaan Tambah Lagu di Specteve 2026: Aku Capek Viral
-
Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Whip Pink, Siapa?
-
Quinn Salman Bagikan Resep Asah Kreativitas di Depan Ribuan Anak
-
Cici Nuni Ungkap Rahasia Sukses Jadi Affiliator, Penghasilannya Setara Pekerja Kantoran