Teknik Narasi dan Visual yang Memikat
Film ini menggunakan campuran linear dan non-linear storytelling, dengan kilas balik yang sangat esensial untuk memahami memori Alif yang hilang.
Awalnya saya sedikit bingung, siapa ini sebenarnya, dan siapa yang bisa dipercaya? Tapi justru di sinilah kehebatannya.
Setiap adegan flashback membuka lapisan misteri baru, memaksa penonton untuk terus menebak dan menafsirkan.
Lubang-lubang cerita sengaja diciptakan untuk menjebak kita, dan saat kepingan puzzle akhirnya tersusun, sensasinya memuaskan sekaligus menegangkan.
Dari segi visual, Legenda Kelam Malin Kundang benar-benar matang. Cahaya, bayangan, dan framing adegan dikelola dengan sangat baik, menciptakan atmosfer gelap yang menegangkan tapi tetap estetis.
Setiap sudut layar terasa seperti bagian dari mimpi buruk Alif yang berulang, dengan scoring yang membuat saya merinding.
Saya menatap layar dengan mata sedikit melebar, kadang tersentak karena adegan disturbing yang benar-benar tidak terduga, tapi tetap mengagumkan secara artistik.
Pertanyaan Filosofis dengan Ending Menggugah
Baca Juga: Agak Laen: Menyala Pantiku! Rilis Hari Ini, Ernest Prakasa Justru Berduka atas Bencana di Sumatera
Selain ketegangan dan visualnya, film ini berhasil mengajukan pertanyaan mendasar: apa arti durhaka sebenarnya?
Apakah durhaka hanya berlaku bagi anak kepada orang tua, atau justru orang tua juga bisa durhaka pada anaknya?
Film ini tidak memberi jawaban hitam-putih, tapi menanamkan pertanyaan yang membuat saya termenung lama setelah keluar dari bioskop.
Secara keseluruhan, Legenda Kelam Malin Kundang adalah debut yang memukau dari segi visi, teknik bercerita, dan estetika visual.
Dengan plot twist yang mengguncang, misteri yang terstruktur dengan rapi, dan eksplorasi psikologi karakter yang mendalam, film ini meninggalkan jejak kuat di kepala penonton.
Terutama di bagian ending, seperti biasa, Joko Anwar berhasil membuat penonton akan terus kepikiran filmnya setelah keluar dari bioskop.
Berita Terkait
-
Mertua Ngeri Kali: Menikmati Kelucuan dan Improvisasi Bunda Corla dalam Debutnya di Film
-
Di Balik Kehangatan Danau Toba: Akting Memukau Astrid Tiar dan Sarah Sechan di Wasiat Warisan
-
5 Film dan Series Bollywood Tayang Desember 2025, Ada Film Terakhir Dharmendra
-
To Catch a Killer Malam Ini: Kembalinya Shailene Woodley dalam Thriller Kriminal yang Mencekam
-
3 Fakta Lagu Sampai Jumpa, Kembali Pertemukan Afgan dan Maudy Ayunda Seperti di Film Refrain
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
5 Momen Menarik MAMA 2025, Babymonster Nyanyikan Lagu 'Golden' Paling Viral
-
Bimbim Slank Doakan Korban Bencana Banjir Bandang Sumatera: Kalau Kita Lalai, Alam Membalas
-
Vior Melahirkan Anak Pertama, Wajah Bayinya Bikin Penasaran
-
Selain Dara Arafah, 8 Artis Indonesia Ini Juga Menikah di Tanah Suci
-
Boiyen Curhat Culture Shock Usai Dinikahi Rully: Disuruh Baca Mulu
-
Selamat Jalan Gary Iskak, Ini 7 Film dan Sinetron Legendaris yang Pernah Dibintanginya
-
Dewi Zuhriati Bongkar Ulah Mantan Karyawan Fuji, Punya Grup Khusus untuk Jelekkan Sang Anak
-
3 Hari Tayang, Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 1 Juta Penonton, Salip Rekor Film Pertama
-
Rizky Billar Kenang Kebaikan Gary Iskak, Selalu Ajak Salat Berjemaah Saat Syuting
-
6 Skandal Perselingkuhan Paling Heboh Tahun 2025: Pesohor dari 3 Negara Ikut Terseret