- Iko Uwais menyutradarai film berjudul Timur yang mengangkat kisah nyata Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma tahun 1996.
- Film tersebut menuai sorotan karena operasi legendaris itu dipimpin oleh Presiden saat ini, Prabowo Subianto.
- Iko menegaskan produksi film ini telah berjalan tiga tahun sebelum Prabowo dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia.
Suara.com - Iko Uwais menggebrak perfilman Tanah Air lewat karya terbarunya yang bertajuk Timur.
Tak hanya sebagai aktor, istri penyanyi Audy Item itu juga pertama kali duduk sebagai sutradara.
Film yang mengangkat kisah nyata Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma tahun 1996 ini mendadak menuai sorotan tajam dari publik di media sosial.
Pasalnya, operasi militer legendaris tersebut dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto yang saat ini telah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Tak sedikit masyarakat yang lantas menilai film ini sengaja dibuat sebagai upaya pencitraan sang Presiden di tengah masa jabatannya yang baru berjalan.
Menanggapi isu miring tersebut, aktor yang telah berkiprah di perfilman internasional ini memberikan jawaban santai namun cukup menohok saat ditemui awak media.
Momen ini terjadi saat konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (4/12/2025).
Iko mengibaratkan polemik pro dan kontra film garapannya tersebut layaknya pedagang nasi goreng yang memiliki cita rasa berbeda-beda bagi setiap lidah.
Baca Juga: Audy Item Comeback Pasca 17 Tahun Vakum, Isi Soundtrack Film Iko Uwais
"Kalau saya bilang, mau makan di mana. Di blok M banyak tukang makanan berjejer, semua nasi goreng. Tapi mbak udah enggak nge-judge semua rasa, semuanya asin," ujar Iko Uwais.
Bintang film The Raid ini menegaskan bahwa setiap karya memiliki "bumbu" tersendiri dan ia membebaskan penonton untuk menilai sendiri nanti.
"Jadi saya enggak mempedulikan judgement semua. Yang penting rasanya aja. Kalau rasanya enak silakan nambah, kalau enggak enak lepehin. Gitu aja," ucap Iko tegas.
Lebih lanjut, Iko Uwais juga menerangkan, film Timur dibuat sebelum Prabowo dilantik.
Iko Uwais menjelaskan, proses kreatif film ini sudah berjalan sangat lama, jauh sebelum Prabowo Subianto memenangkan kursi kepresidenan.
"Jujur pada saat kita produksi film ini, sebelum Bapak jadi Presiden, kita sudah dua tahun ya? Hampir tiga tahun untuk prosesnya," imbuh Iko memberikan klarifikasi.
Berita Terkait
-
Audy Item Comeback Pasca 17 Tahun Vakum, Isi Soundtrack Film Iko Uwais
-
Review Film Timur: Dipenuhi Citra Baik TNI AD
-
Siapa Aktor Pemeran Prabowo di Film Timur? Ini Profil Lengkap Jabal Nur
-
Jadi Produser Eksekutif Film Timur, Intip Lagi Deretan Film Karya Nagita Slavina
-
Pro Kontra Film "Timur" Iko Uwais: Antara Tuduhan Propaganda dan Apresiasi Seni Laga
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Didapuk Sebagai Konsultan Komedi di Film Sekawan Limo 2, Joshua Suherman Tertekan
-
Rutin Dilakukan Sejak Vidi Aldiano Hidup, Keluarga Tebar Ikan di Momen 40 Harian
-
Tur Dunia Dimulai, Zayn Malik Tak Sabar Konser di Australia dan Selandia Baru
-
Jisoo BLACPINK Disalahkan, 'Kakak Ipar' Ngaku Tak Tahu Kalau Nikah dengan Keluarga Artis
-
Dibiayai Pejabat, Ayu Aulia Berambisi Jadi Ratu Oplas
-
9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS
-
Charlie's Angel 2019: Aksi, Feminis, dan Penuh Gaya, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Monster Pabrik Rambut: Horor Tanpa Hantu Teror Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Geger Makna Nomor Baju Napi di Film Ghost In the Cell, Joko Anwar Diduga Sisipkan Ayat Suci