Perhelatan Oscar 2026 kian dekat dan persaingan di kategori Best International Feature Film mulai menunjukkan tensi yang tinggi.
Setelah batas pengajuan film resmi ditutup pada 1 Oktober 2025, Akademi telah menyaring puluhan judul menjadi 15 film terpilih.
Daftar shortlist tersebut akan diumumkan pada 16 Desember 2025, sebelum akan dipilih lima nomine final pada 22 Januari 2026.
Kabar baiknya film-film yang masuk dalam kandidat kuat dari sejumlah negara sudah bisa ditonton di layanan streaming.
Berikut lima film internasional kandidat Oscar 2026 yang tayang di platform streaming.
1. One of Those Days When Hemme Dies (2024)
Debut penyutradaraan Murat Fratolu ini tampil bersahaja namun penuh refleksi.
Kisahnya mengikuti Eyüp, buruh ladang yang putus asa akibat upah yang tak kunjung dibayar.
Dalam amarah, ia berniat membalas dendam pada mandornya.
Baca Juga: Pemilihan Cast Film Wuthering Heights Tuai Kritik, Margot Robbie Buka Suara
Namun perjalanan tersebut berubah menjadi kontemplasi kemanusiaan, diwarnai pertemuan-pertemuan kecil yang menguji niat dan nuraninya.
Gaya bertutur minimalisnya mengingatkan pada sinema auteur Iran dan mengantarkannya meraih Special Jury Prize di Festival Film Venice.
Film yang berasal dari Turki ini juga menjadi salah satu kandidat kuat di Oscar 2026 dan tayang di KlikFilm.
2. Homebound (2025)
Suara.com - Homebound menandai kembalinya Neeraj Ghaywan setelah satu dekade sejak Masaan.
Terinspirasi dari laporan The New York Times, kisahnya mengikuti dua sahabat yang bermimpi menjadi polisi.
Namun terjebak realitas pahit diskriminasi kasta dan agama di tengah lockdown nasional.
Konflik personal mereka berkembang menjadi potret ketimpangan sosial yang getir.
Film asal India ini dapat ditonton secara streaming Netflix.
3. Left-Handed Girl (2025)
Film ini menghadirkan drama keluarga yang tampak sederhana, namun menyimpan kritik tajam terhadap norma patriarki yang mengakar.
Cerita mengikuti seorang ibu tunggal yang kembali ke Taipei bersama dua anaknya untuk memulai usaha kecil.
Masalah muncul saat kebiasaan si bungsu menggunakan tangan kiri yang dianggap sebagai tangan yang buruk.
Dari konflik tersebut, sutradara Shih Ching Tsou dengan cermat mengangkat isu tradisi, kontrol keluarga, dan kebebasan individu.
Film ini ditulis bersama Sean Baker dan direkam sepenuhnya menggunakan iPhone untuk menjaga kesan natural.
Left-Handed Girl yang berasal dari Taiwan dapat ditonton di Netflix.
4. Belén (2025)
Belén hadir sebagai drama berbasis kisah nyata yang menggugah nurani sekaligus menyoroti isu keadilan sosial.
Film ini menelusuri perjuangan hak reproduksi perempuan di Argentina berlatar periode sebelum aborsi dilegalkan pada 2020.
Cerita berfokus pada Julieta, perempuan kelas pekerja yang dituduh melakukan aborsi ilegal usai mengalami keguguran.
Tanpa proses hukum yang layak, ia langsung dipenjara sebelum kemudian dibantu oleh pengacara Soledad Deza yang berani melawan sistem hukum patriarki yang bias gender.
Film asal Argentina ini dapat ditonton secara streaming di Streaming: Amazon Prime Video.
5. Pepe (2024)
Disutradarai Nelson Carlo de Los Santos Arias, Pepe menawarkan pengalaman sinematik yang jauh dari pakem konvensional.
Film ini mengambil sudut pandang tak lazim: arwah seekor kuda nil yang pernah dimiliki Pablo Escobar.
Si arwah ini menceritakan jejak hidup sang gembong narkoba dari alam kematian.
Di balik narasi surreal-nya, Pepe menyentuh isu kolonialisme, identitas, serta eksploitasi alam dengan tajam.
Perpaduan visual hitam-putih 16 mm dan gambar digital berwarna menciptakan kontras yang kuat.
Pepe adalah film dari Republik Dominika yang pernah meraih Silver Bear di Berlinale 2024 dapat ditonton di MUBI.
Sebelum daftar pendek Oscar diumumkan, deretan judul tadi layak ditonton agar euforia menuju Oscar 2026 terasa semakin lengkap.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Teuku Rifnu Wikana Keluar dari Stereotip, Sukses Mainkan Drama Emosional di 'Suka Duka Tawa'
-
Jadwal Tayang Peaky Blinders: The Immortal Man Diumumkan, Catat Tanggalnya!
-
Paling Ditunggu! Samara Weaving Kembali di Film Ready or Not 2: Here I Come
-
Jangan Nonton Sendirian! Paranormal Activity 8 Resmi Dibuat, James Wan Turun Tangan
-
Tegas, Iko Uwais Tepis Isu Pencitraan dalam Film Timur
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Sinopsis Aftermath di Bioskop Trans TV: Arnold Schwarzenegger Buru Keadilan Tragedi Maut Pesawat
-
Tega! Wanita Tipu Lansia Rp1,8 Juta di Purwokerto, Modus Bantu Cari Kost
-
Simple Plan Kembali ke Indonesia, Konser di Jakarta dan Surabaya Rayakan 25 Tahun Berkarya
-
Acara Siraman Syifa Hadju Berlangsung Khidmat, Kris Dayanti Puji Kecantikan Calon Pengantin
-
Sinopsis Fall, Kisah Terjebak di Ketinggian Ekstrem, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Kisah Irma dan Lima Anaknya: Hidup Terkatung-katung di Rimba Kalimantan, Cuma Makan Ubi Kayu
-
Disney On Ice di Istora Senayan Mulai 24 April 2026: Cek Jadwal Pertunjukan dan Harga Tiket
-
Sinopsis Off Campus, Romansa Panas Penulis Lagu dan Atlet Hoki Es yang Mendebarkan
-
Jadi Mahasiswa Koas di Film Horor Komedi Gudang Merica, Fatih Unru Digembleng Dokter Asli
-
Rey Mbayang Idap Autoimun Psoriasis, Alami Kerontokan Rambut Parah