-
Teuku Rifnu Wikana keluar dari citra antagonis dengan memerankan ayah penuh luka di Suka Duka Tawa.
-
Peran Keset menuntut lapisan emosi kompleks: komedi, tragedi, sekaligus kehangatan.
-
Film ini jadi pembuktian Rifnu mampu memainkan drama dengan kedalaman emosional.
Suara.com - Film Suka Duka Tawa garapan sutradara Aco Tenriyagelli resmi ditayangkan perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 pada Sabtu (6/12/2025).
Menjadi film penutup JAFF ke-20, drama keluarga ini menghadirkan deretan aktor papan atas seperti Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita, dan Rachel Amanda.
Mengangkat kisah konflik keluarga, Suka Duka Tawa menyoroti luka yang ditinggalkan seorang ayah bagi istri dan anaknya, serta trauma yang diberikan ibu kepada anaknya.
Rifnu Wikana dipercaya memerankan Hasan atau Keset, sosok ayah yang memilih meninggalkan keluarga dengan keyakinan bahwa itu adalah jalan terbaik.
Karakter Ayah yang Absen, tapi Tetap Menaruh Perhatian
Hasan digambarkan sebagai komedian senior yang cukup populer dengan jargon “Set Buset”. Namun di balik panggung, ia adalah suami dari Ibu Cantik (Marissa Anita) dan ayah dari Tawa (Rachel Amanda) yang tidak pernah hadir bagi keluarganya.
Meski diam-diam masih menaruh perhatian, tindakannya tidak pernah terlihat oleh istri dan anak. Akibatnya, Ibu Cantik menyimpan kebencian, sementara Tawa tumbuh dengan rasa marah dan kecewa.
Kehilangan figur ayah membuat Tawa harus bekerja keras demi menghidupi dirinya dan sang ibu. Bahkan, pengalaman pahit itu ia jadikan materi lawakan di panggung stand up comedy.
Luka Ayah yang Tak Pernah Terucap
Baca Juga: Netflix Resmi Akuisisi Warner Bros Senilai Rp1.340 Triliun, Apa Dampaknya?
Pada konferensi pers di XXI Empire Jogja, Rifnu Wikana menekankan bahwa karakter Keset merefleksikan dilema banyak ayah di keluarga.
“Kadang-kadang kita di dalam keluarga itu kan punya keinginan sama, yaitu membahagiakan anak istri, murah rezeki, sehat. Tapi lingkungan sering memberi desakan, bukan butuh kesabaran, melainkan bukti. Akhirnya jadi api dalam sekam, keluarga tidak harmonis, konflik berkepanjangan,” ungkap Rifnu.
Pria yang kerap berperan sebagai tokoh antagonis ini menambahkan, bahwa tekanan dan omelan membuat tokoh Keset memilih pergi.
“Dia pikir itu baik, karena mungkin itu yang diinginkan istrinya,” ujarnya.
Tantangan Membongkar Citra Lama
Bagi Rifnu, memerankan Keset bukan sekadar peran baru, melainkan tantangan besar dalam kariernya. Sejak debut di Mengejar Matahari (2003), ia jarang mendapat kesempatan memainkan karakter dengan lapisan emosi kompleks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi