-
Komika Pandji Pragiwaksono mengunggah kembali materi stand-up comedy tahun 2011 yang secara spesifik mengkritisi Zulkifli Hasan saat Zulhas menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
- Kritik utama Pandji tertuju pada program "Gerakan 1 Miliar Tanam Pohon", di mana ia menyindir bahwa fokus kementerian seharusnya adalah menjaga hutan yang sudah ada, bukan hanya menanam pohon baru.
- Pandji menekankan bahwa unggahan ini membuktikan konsistensinya dalam menyuarakan keresahan dan mengkritik kebijakan pemerintah terkait isu lingkungan sejak lebih dari satu dekade lalu.
"Daripada bikin @IndoMenanam, bikin @IndoMerawat, ya kan?" celetuknya lagi.
Pandji lantas mempertanyakan logika di balik kampanye tersebut.
Ia merasa ajakan menanam pohon kepada warga kota besar seperti Jakarta adalah hal yang membingungkan.
"Karena buat apa dia nyuruh orang kota nanam pohon? Buat apa? Lu mau bikin Jakarta jadi hutan?" tanya Pandji.
Dengan imajinasi liarnya, Pandji Pragiwaksono menggambarkan kekacauan yang akan terjadi jika Jakarta benar-benar berubah menjadi hutan akibat kebijakan tersebut.
Ia membayangkan warga kota harus beraktivitas layaknya Tarzan.
"Lu bayangin, apa yang terjadi kalau misalkan kota besar jadi hutan, dan hutan jadi gundul? Coba lu bayangin," ujarnya.
Ia pun menutup bit tersebut dengan skenario komikal tentang seorang bapak yang berangkat kerja dengan cara bergelantungan di pohon, alih-alih mengendarai kendaraan.
"(Menirukan suara Tarzan) 'Aaaaaa-aaaaaa!' (Gerakan bergelantungan) 'Aaaa... aduh.' Ada telepon. Nyangkut dulu di pohon," pungkas Pandji mengundang gelak tawa penonton.
Baca Juga: Panggul Beras Menteri Zulhas Disorot, Apa Tugas Menko Pangan?
Berita Terkait
-
Ditunjuk Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Diberi Tugas Berat Ini oleh Zulhas
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri
-
Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65
-
Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Ultah Moana Digelar Megah Setara Harga Mobil, Ria Ricis: Aku Cuma Bayar
-
Bolehkah Retinol Dicampur Moisturizer? Ini Cara Pakai yang Benar agar Kulit Tetap Aman
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi