- Grup musik Wijaya 80 melaporkan dugaan pelanggaran hak cipta lagu "Terakhir Kali" ke DJKI pada 17 Desember 2025.
- Pelanggaran terjadi karena lagu tersebut dipakai sebagai latar video promosi akun resmi Pertamina Patra Niaga di TikTok.
- Band tersebut menuntut keadilan dan pemenuhan hak ekonomi berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta walau somasi sudah dilakukan.
Suara.com - Grup musik Wijaya 80 tengah meradang, sebab karya lagu mereka digunakan tanpa izin.
Band tersebut kemudian mengadukan dugaan pelanggaran hak cipta ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Rabu (17/12/2025).
Pemicu masalah ini adalah lagu mereka yang bertajuk "Terakhir Kali".
Lagu tersebut kedapatan dijadikan musik latar dalam video promosi salah satu perusahaan BUMN, Pertamina Patra Niaga.
Kuasa Hukum Wijaya 80, Andhika Jemat, menceritakan awal mula kliennya menemukan pelanggaran ini di platform TikTok.
"Awal mulanya pemakaian lagu tanpa izin di akun TikTok resmi dari Pertamina Patra Niaga," kata Andika Jemat usai melapor kejadian ini pada Rabu, 17 Desember 2025.
"(Lagu) Itu tanpa seizin dari pencipta lagu dan juga dari penyanyi selaku pemilik master, yaitu Wijaya 80," imbuhnya.
Masalah ini menyangkut dua hak penting yakni hak cipta lagu milik Hezky Joe dan hak master rekaman yang dipegang PT Suara Wijaya Abadi.
Eriksen Jayanto, personel Wijaya 80 membantah jika video itu dianggap sekadar konten iseng buatan pengguna atau User Generated Content (UGC).
Baca Juga: Suara Lantang Melly Goeslaw di Senayan: Desak Audit Menyeluruh dan Revolusi Digital di Tubuh LMKN
Menurutnya, video itu jelas-jelas materi iklan yang sudah melewati proses penyuntingan serius oleh pihak perusahaan.
"Sebenarnya bukan dari UGC, jadi memang sudah diedit sama editornya. Memang sudah di-overdub juga. Jadi sengaja di-download, terus diedit ulang," ujar Eriksen.
Isi konten video yang dipermasalahkan itu menampilkan parodi kondisi keuangan orang yang menipis di akhir bulan.
Di ujung video, terselip pesan ajakan untuk mengunduh aplikasi MyPertamina dengan iringan lagu Wijaya 80.
Pihak band sebenarnya sudah mencoba menempuh jalan damai. Mereka mengaku telah mengirimkan somasi sebanyak dua kali sejak mengetahui kasus ini pada Agustus 2025.
"Sudah melakukan pertemuan juga dengan pihak mereka, tapi ya belum ada hasil yang konkret. Cuma janji-janji aja, (katanya) menunggu diselesaikan dalam waktu dekat biar win-win solution," imbuh Andhika.
Berita Terkait
-
Suara Lantang Melly Goeslaw di Senayan: Desak Audit Menyeluruh dan Revolusi Digital di Tubuh LMKN
-
Tuntut Holywings Rp 4,9 Miliar, Ari Bias Tetap Seret Nama Agnez Mo di Pengadilan
-
Vidi Aldiano Menang Gugatan atas Tuntutan Rp24,5 Miliar oleh Keenan Nasution
-
Transparansi Royalti Musik di Indonesia Bukan Mustahil, Ini Salah Satu Solusinya
-
Once Ungkap Sejarah Kelam Royalti Musik di Indonesia, dari Amarah Musisi Dunia dan Bencana Kelaparan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
ATEEZ Tutup Konser 'IN YOUR FANTASY' di Indonesia dengan Rasa Haru dan Janji Comeback
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
-
DMASIV hingga Afgan Ramaikan Ultraverse Festival Jakarta Persembahan XL Ultra 5G+
-
Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan
-
Kebohongan Denada Soal Nafkah Dibongkar, Ressa Ternyata Putus Sekolah dan Mobil Ditarik Leasing
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Cetak Sejarah Baru, Golden Jadi Lagu K-Pop Pertama Menang Grammy Awards
-
Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Sadali di M.tix Masih Berlangsung, Simak Cara Klaimnya
-
Adjie Pangestu Buka Suara soal Tudingan Jadi Ayah Biologis Ressa Rizky Rosano Anak Denada
-
Dipanggil Mulansari, Ternyata Mulan Jameela Bukan Nama Panggung: Udah Sah!