Grup band Wijaya 80 mengadu ke DJKI, setelah salah satu lagunya dipakai untuk kepentingan komersil oleh Pertamina. [Instagram]
Baca 10 detik
- Grup musik Wijaya 80 melaporkan dugaan pelanggaran hak cipta lagu "Terakhir Kali" ke DJKI pada 17 Desember 2025.
- Pelanggaran terjadi karena lagu tersebut dipakai sebagai latar video promosi akun resmi Pertamina Patra Niaga di TikTok.
- Band tersebut menuntut keadilan dan pemenuhan hak ekonomi berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta walau somasi sudah dilakukan.
Meskipun konten video tersebut kabarnya sudah dihapus setelah adanya protes, Wijaya 80 tetap bersikeras melanjutkan proses hukum.
Mereka telah menyerahkan bukti-bukti kuat ke DJKI, seperti tangkapan layar hingga arsip video promosi yang sempat tayang tersebut.
Langkah ini diambil agar hak-hak ekonomi para musisi bisa dibayarkan sebagaimana mestinya sesuai aturan yang berlaku.
"Kami cuma pengin minta keadilan bagi klien kami PT Suara Wijaya Abadi dan juga Mas Hezky Joe selaku pencipta lagu. Selain keadilan, ya tentunya hak-hak ekonomi ditunaikan sesuai dengan Pasal 9 dan Pasal 24 Undang-Undang Hak Cipta," tutur Andhika.
Komentar
Berita Terkait
-
Suara Lantang Melly Goeslaw di Senayan: Desak Audit Menyeluruh dan Revolusi Digital di Tubuh LMKN
-
Tuntut Holywings Rp 4,9 Miliar, Ari Bias Tetap Seret Nama Agnez Mo di Pengadilan
-
Vidi Aldiano Menang Gugatan atas Tuntutan Rp24,5 Miliar oleh Keenan Nasution
-
Transparansi Royalti Musik di Indonesia Bukan Mustahil, Ini Salah Satu Solusinya
-
Once Ungkap Sejarah Kelam Royalti Musik di Indonesia, dari Amarah Musisi Dunia dan Bencana Kelaparan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Buka Suara Soal Ressa, Denada Sebut Kondisi Mental Jadi Alasan Tak Rawat Anak
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
-
Akui Ressa Anak Kandungnya, Denada Minta Maaf Tinggalkan Sejak Usia 10 Hari
-
ATEEZ Tutup Konser 'IN YOUR FANTASY' di Indonesia dengan Rasa Haru dan Janji Comeback
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
-
DMASIV hingga Afgan Ramaikan Ultraverse Festival Jakarta Persembahan XL Ultra 5G+
-
Viral TKW Indonesia di Dubai Bisa Punya Range Rover Seharga Rp1,7 Miliar, Pajaknya di Luar Dugaan
-
Kebohongan Denada Soal Nafkah Dibongkar, Ressa Ternyata Putus Sekolah dan Mobil Ditarik Leasing
-
Disudutkan Teman Artis Denada, Ressa Rizky Rossano Klaim Disalahkan atas Boikot Ibunya
-
Cetak Sejarah Baru, Golden Jadi Lagu K-Pop Pertama Menang Grammy Awards